alexametrics

Pengemudi Online Keluhkan Bonus

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Ratusan pengemudi Go Car dan Grab Car di Kota Salatiga mogok operasi selama tiga hari terhitung Rabu (31/7) pukul 00.00 sampai dengan Jumat (2/8). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk protes para pengemudi aplikasi online ini dengan skema baru tentang bonus yang diterapkan oleh operator. Mogoknya driver ini berimbas kepada konsumen yang kembali menggunakan angkutan kota maupun ojek online.

Dalam pantauan wartawan, memang tidak ada satu mobil pun yang terlihat dalam aplikasi. Salah satu driver Maulana, 35, menuturkan jika dirinya mengikuti kesepakatan rekan – rekan bahwa sepakat untuk mogok bersama. “Aturan sebelumnya, setiap menutup target setoran sebanyak 19 order akan mendapatkan bonus sebesar Rp 250 ribu per hari. Akan tetapi, skema yang baru bonus hanya diberikan sesuai target mingguan. Selain itu, bonus akan semakin turun nilainya menjadi Rp 190 ribu,” terangnya.

Baca juga:  Gelar Safari Politik, PKS Salatiga Mulai Jajaki Koalisi

Ia menandaskan, berdasarkan kesepakatan para driver ada empat tuntutan kepada operator. Adapun petisi yang akan disampaikan antara lain pengembalian skema dan insentif, tolak skema mingguan, potongan asuransi dan pengaturan reorder.

Driver lainnya, Adib, 27, menambahkan jika dirinya memilih berdiam diri di rumah. Ia juga mengaku keberatan dengan skema baru yang diterapkan oleh operator. Ia berharap setelah aksi offbid ini, ada kebijakan baru yang bisa diterima oleh driver dan juga tidak memberatkan operator.

Disisi lain, mogoknya para pengemudi gocar ini memberikan rejeki tambahan kepada driver go-ride (motor). Salah satu driver go-ride Agus Purwanto menyebutkan ada penambahan jumlah order. Hingga pukul 13.00, ia telah mendapatkan 14 orderan. Melonjak dibandingkan hari biasa pada jam sama biasanya baru mendapatkan sembilan orderan. “Ya lumayan naik. Tetapi saya tetap berharap permasalahan segera selesai,” jelasnya.

Baca juga:  Hari Ibu, Beri Penghargaan untuk Srikandi Rutan

Salah satu konsumen gocar, Hendri mengaku kaget saat mengetahui ada aksi mogok ini. Ia mengaku sudah lebih dari 20 menit tidak mendapatkan driver dan akhirnya memilih menggunakan angkutan kota. “Saya tadi mau pergi ke Tingkir, namun menunggu sampai 20 menit ternyata tidak ada driver yang nyantol. Akhirnya saya memilih menggunakan angkutan kota,” jelasnya. (sas/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya