alexametrics

Seminggu Tiga Kasus Narkoba Terungkap di Pemalang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEMALANG  – Polres Pemalang serius menunjukkan komitmennya untuk melakukan penindakan hukum pada pelaku penyalahgunaan obat keras dan narkoba di wilayah Kabupaten Pemalang. Dalam waktu seminggu Polres Pemalang berhasil mengungkap tiga kasus baik itu pengedar maupun pengguna narkoba di tiga tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda.

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Aula Bhayangkara Polres Pemalang, Senin (20/1), Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu mengungkapkan bahwa Polres Pemalang berhasil mengamankan dua tersangka penjual atau pengedar pil di Randudongkal Sabtu kemarin, (11/01). Adapun jenis pil yang diedarkan adalah Hexymer.

“Yang pertama, kami telah mengamankan tersangka DTH, 23 beserta barang bukti 10 butir pil warna kuning dan 15 paket berisi 5 butir pil warna kuning yang dibawa oleh tersangka di Desa Karangmoncol, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang,” ungkap Kapolres kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Baca juga:  Nostalgia di Tanah Kelahiran

Dari pengakuan tersangka, DTH membeli 1.000 butir pil kuning dan saat tertangkap hanya tersisa 10 butir. Itu artinya sejumlah 990 butir telah diedarkan oleh tersangka.

Selanjutnya, Polres Pemalang juga mengamankan tersangka DY, 27 yang kedapatan mengedarkan pil warna kuning yang bertuliskan “mf” kepada pembelinya di Desa Randudongkal, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang.

“Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan dua botol yang masing-masing berisi 1.000 butir pil warna kuning,” imbuhnya.

Tersangka DY saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif. Kapolres Pemalang mengungkapkan, pihaknya sedang melakukan pengembangan untuk mengungkap dari mana tersangka mendapatkan pil tersebut.

Terakhir, Kapolres Pemalang mengatakan bahwa Polres Pemalang juga berhasil mengamankan tersangka penyalahgunaan narkotika jenis Sabu di area SPBU Desa Ambowetan, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang pada Rabu (15/01).

Baca juga:  Kapolda Rycko dan Mahasiswa Berbagi Kebahagiaan

“Tersangka adalah salah satu pengedar narkotika jenis sabu, walaupun barang bukti yang diamankan hanya 1 paket sabu dengan berat kotor 0,40 gram,” katanya.

Dari hasil pengembangan, petugas juga mengamankan penggunanya yang berada di Desa Dadirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

“Kami mohon doanya kepada seluruh masyarakat untuk dapat mengembangkan kasus tersebut, sehingga wilayah Kabupaten Pemalang dapat terbebas dari bahaya peredaran obat keras dan narkoba,” harap Kapolres.

Para pelaku akan dijerat dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 10 tahun penjara. (nor/ap)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya