alexametrics

Alun-Alun Pekalongan DItata, PKL Direlokasi ke Pasar Sugihwaras

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemkot Pekalongan segera menata kawasan Alun-Alun menjadi ruang terbuka hijau (RTH). Pedagang kaki lima yang selama ini berdagang di sekitar Alun-Alun akan direlokasi ke Pasar Sugihwaras.

Pasar Sugihwaras sendiri bakal menjadi sentra fashion dan kuliner. Di sana ada 210 kios fashion dan 52 kuliner. Pendataan pedagang sudah dilakukan. Pemkot sendiri sudah memberi kunci kios kepada pedagang fashion. Namun untuk pedagang kuliner masih mengalami kendala.

“Pasar Sugihwaras akan segera buka setelah permasalahan dengan Paguyuban Kuliner Estu Boga terselesaikan,” terang Kepala Dindagkop-UKM, Budiyanto Rabu (10/8).

Dijelaskan, beberapa pedagang masih keberatan dan tetap ingin berjualan di Alun-Alun Kota Pekalongan. Mereka mau pindah dengan catatan besoknya bisa berjualan lagi di Alun-Alun. “Padahal relokasi ini tujuannya untuk menata Alun-Alun agar lebih rapi. Masyarakat bisa jogging atau jalan-jalan di Alun-Alun sementara jajannya di Pasar Sugihwaras,” kata Budiyanto.

Baca juga:  Bantuan Sembako Tetap Dilanjutkan

Pemkot telah memberi opsi paguyuban Estu Boga untuk berjualan di sejumlah titik yang cukup stategis. Seperti di Jalan Kartini atau Dr Cipto. Alternatif lain di halaman kantor eks Kabupaten Pekalongan, yang lokasinya masih dekat Alun-Alun. Terkait hal tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Asosiasi P2KP.

“Di halaman kantor tersebut memang boleh untuk sewa tetapi keputusan dengan harga berapa belum bisa disampaikan,” jelas Budiyanto.

Nantinya, di kios Pasar Sugihwaras para pedagang mendapat Kartu Izin Penempatan (KIP) bebas biaya retribusi selama satu tahun. Tahun berikutnya diperpanjang dengan membayar retribusi. Kios tersebut tidak bisa diperjualbelikan. “Jika kios tidak ditempati akan dievaluasi,” tegasnya.

Sebelumnya Pemkot Pekalongan menggelar sosialisasi penertiban PKL di kawasan Alun-Alun. Menerjunkan tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Satpol P3KP), Kejaksaan, TNI, Polri, Dindakop, Dishub, dan dinas terkait lainnya.

Baca juga:  Ribuan Botol Miras Dihancurkan, Razia Pekat Makin Intensif

Sosialisasi ini sesuai dengan SE Wali Kota Pekalongan Nomor 510/4154 dan SE Wali Kota Pekalongan Nomor 510/4155. Dilakukan secara humanis dan persuasif, baik secara langsung atau melalui pengeras suara. Kepada pedagang kuliner Estu Boga dan Fashion kawasan Alun-Alun, pemkot meminta agar segera pindah menempati kawasan yang disediakan yaitu di kawasan Pasar Sugihwaras per 10 Agustus 2022.

Sementara itu, Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih berharap proses  pemindahan dilakukan secara humanis, disediakan tempat yang representatif. Semua pedagang saling sinergis dan kompak dalam memanfaatkan ruang yang sudah disediakan oleh pemkot, sehingga betul-betul menjadi tempat tujuan belanja pakaian, kuliner oleh masyarakat.

Sementara itu, paguyuban Kuliner Estu Boga didampingi LSM setempat, di hari yang sama melakukan audiensi dengan DPRD Kota Pekalongan. Ditemui langsung Ketua DPRD setempat Mohamad Azmi Basyir. (han/zal)

Baca juga:  Duel Maut, Seorang Pemuda Tewas di Tangan Teman Sendiri

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya