Capaian Vaksinasi Booster di Kota Pekalongan Masih Rendah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Capaian vaksin booster di Kota Pekalongan masih rendah, belum mencapai 40 persen dari target. Berbagai upaya dilakukan pemkot untuk mengejar target. Salah satunya menggencarkan sistem jemput bola.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto mengungkapkan, saat ini capaian masih di angka 26,7 persen atau baru sekitar 65 ribu jiwa dari total target hasil akselerasi hingga Juli kemarin. “Saat ini Kota Pekalongan berada di posisi ke 14 se-Jawa Tengah, masih lumayan,” ujarnya Senin (8/8).

Dinkes pun mengintensifkan pendekatan kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi. Dengan menerjunkan tim vaksinator, melibatkan anggota TNI, Polri, kelurahan, dan tokoh masyarakat.

“Kalau tidak melakukan pendekatan langsung, kami akan kesulitan, terutama dengan tokoh-tokoh masyarakat,” jelasnya.

Baca juga:  Mahasiswa Juga Tuntut Penuntasan Masalah Rob

Sementara terkait vaksin booster tahap dua untuk tenaga kesehatan, akan dilakukan secara bertahap. Target awal akan menyasar tiga ribu nakes mendapat vaksin lanjutan tersebut.

Budi menambahkan, sebenarnya penyuntikan vaksin Covid-19 dosis booster kedua sudah mulai dilakukan sejak 29 Juli 2022 lalu bagi tenaga kesehatan. Namun, Kota Pekalongan baru mengambil stok vaksin dari Pemprov Jateng kemarin.

“Sehingga kami baru suntikkan dosis vaksin booster kedua ke tenaga kesehatan hari ini (kemarin),” jelasnya.

Kemudahan dan percepatan, penyuntikan akan dilaksanakan di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) terdekat  di Kota Pekalongan. Jenis vaksin booster kedua yang dipakai yaitu moderna, namun dengan dosis separo dari dosis vaksin booster pertama. (han/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya