PSDKU Politeknik Negeri Jakarta akan Berdiri di Kota Pekalongan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Persaingan dunia kerja yang sangat ketat, menuntut setiap individu harus meningkatkan pendidikan. Untuk itu, Pemerintah Kota Pekalongan, sepakat menghadirkan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Jakarta, agar warganya semakin berkualitas.

Menurut Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, adanya PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) dan KITB (Kawasan Industri Terpadu Batang) tentu berimbas ke Kota Pekalongan, lapangan pekerjaan terbuka lebar. Namun SDM (Sumber Daya Manusia) dengan lulusan SMA dirasa kurang. Sebab saat ini, dituntut minimal pendidikan D3 atau S1.

“Bisa-bisa (lulusan) SMA diterima kerja, tapi kerjanya bagian bawah, seperti cleaning service, satpam, atau Linmas,” ujarnya menandatangani kesepakatan bersama dengan Politeknik Negeri Jakarta dan sosialisasi Prodi D4 Manufaktur di ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan, Jumat (5/8).

Baca juga:  Sah! UMK Pekalongan Disepakati Rp 2.072.000

Aaf panggilan akrab wali kota menegaskan, kesempatan ini harus betul-betul dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Pekalongan dan sekitarnya. Untuk mendapatkan ijazah dan status pendidikan yang sama tak perlu jauh-jauh berkuliah di Jakarta.

Prodi D4 atau Sarjana Terapan Manufaktur bisa menjadi pilihan masyarakat. Hal ini tentu untuk mengimbangi persaingan dunia kerja yang sangat ketat. “Minimal, setiap SDM memiliki ijazah yang standar,” tandasnya.

Seperti diketahui, PSDKU Politeknik Negeri Jakarta, bakal berdiri di Kota Pekalongan dengan menghadirkan 41 program studi manufaktur. (han/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya