alexametrics

Sejumlah SMPN di Kota Pekalongan Kekurangan Murid

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Sejumlah SMPN di Kota Pekalongan masih kekurangan pendaftar. Padahal proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) online sudah ditutup sejak 22 Juni. Dinas Pendidikan (Disdik) pun mengizinkan pihak sekolah menerima pendaftaran secara ofline.

Sampai penutupan PPDB online tingkat SMP, sesuai data yang masuk dari kuota 3.776, yang terisi baru 2.974. Belum semua sekolah terpenuhi. Seperti SMPN 5 kurang 23 anak, SMPN 9 dari kuota 96 murid, baru terisi 36 peserta.  Kemudian SMPN 12 masih kekurangan 27 murid, SMPN 16 kekurangan 40 murid.

“Untuk PPDB di Kota Pekalongan ada dua cara, online dan offline. Kalau online sudah tutup, boleh offline,” jelas Kepala Disdik Kota Pekalongan, Zaenul Hakim melalui Kepala Bidang SMP, Toni Wibiyanto Senin (27/6).

Baca juga:  Anak TK Dilatih Sigap Hadapi Bencana

Bagi siswa yang tidak diterima secara online, bisa langsung datang langsung ke sekolah-sekolah yang belum terpenuhi kuotanya, dengan membawa berkas-berkas pendaftaraan. Untuk diketahui, PPDB tingkat SMP diikuti oleh 23 sekolah, terdiri 17 SMP negeri dan 6 SMP swasta, dia ntaranya SMP Muhammadiyah, SMP Islam, SMP Wahid Hasyim, SMP Satya Wiguna, SMP Al Irsyad, dan SMP YPI Buaran.

Sementara proses PPDB di Kota Pekalongan hingga penutupan kemarin berjalan lancar. Tidak ditemukan manipulasi data kependudukan. Karena prosesnya sudah sistematis. Data akan terverifikasi otomatis, kalau ada yang memasukan data tidak sesuai, maka otomatis tidak terjurnal.

Proses verifikasi sendiri ada dua, di Disdik dan sekolah masing-masing. Pengumuman PPDB akan disampaikan pada 27 Juni 2022 pukul 10.00 WIB. Baik melalui website PPDB maupun satuan pendidikan masing-masing. (han/zal)

Baca juga:  Ribuan Pekerja Di-PHK, Industri Kecil Paling Terdampak

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya