alexametrics

93 Kamar Rusunawa Rusak, Sumbat PAD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Kondisi tiga Rusunawa dan satu pondok boro di Kota Pekalongan butuh perbaikan. Banyak kamar dan fasilitas yang rusak. Padahal, tahun ini target pendapatan asli daerah (PAD) dari tempat itu dipatok Rp 1 miliar.

Kepala Bidang Perumahan Rakyat Dinperkim Kota Pekalongan, Heryu Purwanto mengaku sempat waswas. Karena beberapa masalah. Mulai beberapa penghuni yang menunggak bayar hingga banyak kamar rusak sehingga tidak bisa disewakan.

Dari tiga rusunawa, ada 93 kamar mengalami rusak sedang dan berat. Untuk perbaikan Dinperkim akan mengajukan saat anggaran perubahan. Heryu berharap anggaran tersebut disetujui. Sehingga kamar dapat difungsikan kembali dan menjadi sumber PAD lagi.

Sementara ini pemkot hanya bisa melakukan pemeliharaan saja, dengan anggaran Rp 90 juta. Biaya ini digunakan untuk pemeliharaan rutin sarana dan prasarana. Seperti memperbaiki bangunan yang bocor, saluran yang tersumbat, sumur yang rusak hingga betonisasi seperti yang dilakukan di Rusunawa Kuripan Yosorejo.

Baca juga:  CPNS Pekalongan Cek Kejiwaan dan Jasmani

Namun pihaknya bersyukur, pada pertengahan tahun 2022 ini, target dapat terkejar. Hingga pertengahan Juni 2022 PAD yang masuk sudah Rp 548 juta. Capaian ini 55,7 persen dari target yang ditetapkan.

Rinciannya Rusunawa Slamaran menyumbang PAD sebesar Rp 157 juta, Rusunawa Kuripan Yosorejo Rp 140 juta, Rusunawa Panjang Rp 85 juta, dan Pondok Boro sebesar Rp 23 juta.“Kami optimistis, mampu memenuhi target pada akhir tahun nanti,” tandasnya. (han/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya