alexametrics

Obat Rindu Dua Tahun

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Pemkot Pekalongan secara resmi kembali menggelar salat Idul Fitri 1443 H di Lapangan Mataram. Ribuan warga berduyun-duyun datang dari berbagai penjuru. Termasuk Walikota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid beserta keluarga, Wakil Walikota Pekalongan, Salahudin, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

“Ini obat rindu warga selama dua tahun pandemi yang tidak boleh menggelar salat Idul fitri,” kata Walikota Pekalongan usai sholat Senin (2/5) lalu.

Aaf mengatakan sepanjang perjalanan menuju Lapangan Mataram, warga antusias. Mereka berbondong-bondong melaksanakan salat Idul Fitri baik di Masjid ataupun lapangan lain.

“Kita rayakan Idul Fitri, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Solat tidak sekedar kemenangan merayakan Idul Fitri. Tetapi menjadi semangat bagi warga untuk melaksanakan aktivitas lain. Baik perkantoran, pendidikan, bisnis dan lain sebagainya kini sudah berangsur normal.

Baca juga:  Gandeng Ombudsman, Pemkot Pekalongan Tertibkan Kinerja OPD

“Ini penanda semangat warga kedepan berharap lebih baik lagi,” serunya.

Salat Idul Fitri dengan imam pengasuh rumah Tahfidz Bahtera Kota Pekalongan Ustadz H. Hanafi Al Hafidz dan khotib KH. Much Fachrudin, pengasuh pondok pesantren salaf KH Ahmad Munir Ibrohim Kota Pekalongan. Tahun ini warga juga diperbolehkan halal bi halal. Ia menghimbau dan memberikan dua pesan kepada warga Kota Pekalongan. Tidak menerangkan balon liar dan menyalakan petasan karena beresiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Khusus balon liar dan petasan jangan dilakukan di samping membahayakan keselamatan untuk warga yang lain. Nanti akan ada festival balon sendiri yang lebih aman,” tambahnya. (han/fth)

Baca juga:  Tingkatkan Sinergitas, Pemkot Pekalongan Buka Kanal Diskusi Seluas-luasnya

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya