alexametrics

Tanggul Dibangun, Rob Menghilang, Warga Pekalongan Senang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Upaya Pemerintah Kota Pekalongan dalam pembangunan wilayahnya, mendapat dukungan seluruh warga. Terutama dalam mengatasi masalah banjir dan rob. Kini, warga mulai merasakan manfaatnya.

Alhamdulillah, daerah kami kini sudah kering. Terimakasih Pemkot Pekalongan, sudah memperhatikan warganya,” ujar warga Perum Sidomukti Kelurahan Panjang Baru Pekalongan Utara, Fatoni kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia mengakui wilayah tempat tinggalnya selalu banjir rob. Dengan sudah dibangun tanggul dan saluran air yang tepat rab mulai hilang. Warga senang dan terus menjaga lingkungan. Dengan menjaga kebersihan dan membuah sampah pada tempatnya. “Sekarang kalau hujan cepat kering. Karena Stasiun Pompa bekerja dengan baik,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan tokoh masyarakat Kelurahan Krapyak Pekalongan Utara, KH Kaprawi. Ia dengan tegas mendukung berbagai upaya Pemkot dalam mengatasi banjir rob. Bahkan ia mengajak seluruh tokoh di daerahnya untuk mendukung kebijakan tersebut. “Sempat ada beberapa kelompok tidak mendukung pembangunan ini. Tapi kami tegaskan, warga sangat mendukung,” ujarnya.

Baca juga:  Rob Tinggi, Jalan Pantura Demak Macet 10 Kilometer Lebih, Banyak Motor Mogok karena Terjang Banjir

Warga sudah lama ingin hidup nyaman dengan lingkungan yang baik. Sebab, sudah belasan tahun wilayahnya selalu menjadi langganan rob. Harapan tersebut terwujud dengan sudah dibangun tanggul di sekitar perkampungan. Meski begitu saat hujan masih terendam, meski tidak separa sebelumnya. Warga ingin agar Stasiun Pompa bisa segera berfungsi. “Sehingga ketika hujan bisa cepat kering dan warga lebih tenang,” tambahnya.

Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid mengaku berbagai upaya dilakukan dalam pembangunan daerah. Perlahan tapi pasti sudah membuahkan progress signifikan. Terutama dalam mengatasi berbagai permasalahan seperti banjir dan rob. “PR kita dari tahun ke tahun. Alhamdulillah progres sudah ada. Tinggal pemaksimalan dan dukungan dari semua pihak,” kata Walikota Aaf panggilan akrabnya.

Baca juga:  Asyik Ngamar, Empat Pasangan Digerebek

Ia mengakui keterlibatan masyarakat luas, menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan. Keaktifan masyarakat akan menjadi masukan penting dalam upaya pembangunan daerah. Apalagi Kota Pekalongan sudah masuk dalam 15 besar terbaik  se-Nasional.

Harapannya minimal bisa nomor 1 di Jawa Tengah dan bisa mendapatkan anggaran Dana Insentif Daerah (DID) di tahun ini yang bisa mendukung pembangunan di Kota Batik ini. “Kita butuh dukungan Provinsi dan pusat, untuk membantu pembangunan. Warga juga harus peduli, jangan cuek atau abai,” tambahnya. (han/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya