alexametrics

Pengurus Masjid Dilatih Kelola Dana Bantuan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pekalongan memberikan pelatihan pengurus masjid terkait pengelolaan dana bantuan. Diharapkan, manajemen pengelolaan yang baik dapat memberi kemanfaatan yang lebih bagi umat.

“Ini untuk menyamakan persepsi dan langkah untuk menyusun pengelolaan dana-dana masyarakat yang terkumpul,” terang Wakil Wali Kota Pekalongan, H Salahudin, saat pelatihan pengurus masjid  dan pentasyarufan dana stimulan modal usaha bagi unit pengumpul zakat (UPZ) Kamis (17/3).

Menurutnya, kegiatan yang digelar di kantor MUI Kota Pekalongan, ini menjadi langkah awal pimpinan Baznas Kota Pekalongan yang baru untuk meningkatkan koordinasi dengan seluruh mitranya, baik dari unsur pemerintahan, perbankan, hingga pengurus UPZ masjid. Sehingga, dana yang didapat cepat tersalurkan atau termanfaatkan dengan tepat.

Baca juga:  Pemerintah Bersih dengan Zona Integritas

“Jika kemanfaatan tertunda itu juga bagian dari ketidakmanfaatan,” tegasnya.

Sebab, sering warga butuh bantuannya sekarang, tetapi memberikannya tahun depan. Hal ini tentu membuat haknya tidak terpenuhi. Pemkot Pekalongan berkomitmen mem-back up Baznas, sebagai salah satu mitra yang berhubungan langsung mengurusi masyarakat. Tidak hanya itu, pemkot juga meminta lembaga ekonomi terutama perbankan menyalurkan dana CSR.

“Baznas ini merupakan lembaga yang dipercaya oleh negara untuk menyampaikan dana-dana sosial ke masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pekalongan, Sakdullah Anwar berharap, pelatihan ini bisa menstimulasi terbangunnya peran-peran sosial yang lebih baik kembali, tidak seperti sebelum-sebelumnya.

Sakdhullah berharap dana stimulan modal usaha agar dikelola oleh UPZ masjid. Selanjutnya bisa dipinjamkan atau dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima. Baznas tidak membagikan secara langsung, tapi mengalokasikan Rp 20 juta untuk tiap masjid. Saat ini di Kota Pekalongan baru ada 16 masjid. (han/zal)

Baca juga:  Staf Pengelola Pelabuhan Jadi Tersangka Tagihan Fiktif

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya