alexametrics

Banjir Pekalongan Tak Kunjung Surut, Pengungsi Bertambah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Jumlah pengungsi banjir di Kota Pekalongan terus bertambah. Saat ini sudah ada 171 jiwa warga. Hingga petang kemarin (7/2) kondisi banjir di sejumlah wilayah Kota Batik belum surut.

“Saat ini total pengungsi ada 171 jiwa, semoga cuaca kembali mendukung, sehingga (pengungsi) tidak bertambah,” ujar Kepala harian BPBD Kota Pekalongan, Saminta, melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Dimas Arga Yudha.

Dimas menjelaskan, warga yang mengungsi tersebar di beberapa titik yang telah disediakan pemkot. Di titik pengungsian TPQ Al Hikmah Kelurahan Tirto ada 105 jiwa, aula Kelurahan Tirto 63 jiwa dan aula kantor Kecamatan Pekalongan Barat ada tiga jiwa. Sebelumnya pada Minggu (6/2) siang ada 120 jiwa yang mengungsi. Mulai anak-anak hingga lansia.

Baca juga:  Badut Polisi Bikin Anak Tidak rewel

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, jika ada warga yang ingin dievakuasi atau membutuhkan logistik,” ujarnya.

Menurut Dimas, banjir Kota Pekalongan akibat curah hujan yang tinggi dan sistem drainase yang buruk. Utamanya di Kecamatan Pekalongan Utara dan Pekalongan Barat. Seperti wilayah Kelurahan Tirto, Kelurahan Pasirkratonkramat dan Kelurahan Padukuhan Kraton.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan melalui Puskesmas Tirto memberikan layanan kesehatan berupa pemeriksaan kondisi kesehatan dan pemberian obat gratis kepada para pengungsi.

Tim medis mendatangi tempat pengungsian menggunakan perahu karet dari BPBD. Mengingat ketinggian genangan air sekitar 40-70 sentimeter.

Petugas Sanitasi Lingkungan, Rinto mengungkapkan, pengecekan kesehatan perlu dilakukan untuk menjaga kondisi warga agar tetap sehat. “Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para pengungsi baik-baik saja saja. Serta tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya. (han/zal)

Baca juga:  Update Data Kematian dengan M-Pati

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya