alexametrics

Harapan Salman Mendengar Segera Terwujud

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Salman, 5, putra Bapak Lukman Hakim warga Jalan Patriot Gg, Kavling, Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan menderita tuna rungu sejak bayi. Harapan untuk bisa mendengar akan terwujud. Setelah mendapat bantuan biaya pengobatan dan alat dengar dari pemerintah setempat.

“Saya sangat bersyukur dapat bantuan ini, akan segera kami gunakan untuk anak saya,” ucap Lukman Hakim Jumat (4/2).

Pria yang sehari-hari bekerja kuli bengkel las ini, mengungkapkan gangguan pendengaran anaknya bermula ketika masih bayi. Mengalami sakit panas. Dan tiba-tiba tidak bisa mendengar sampai sekarang. Pihak keluarga sudah berusaha mengobati sampai ke Rumah Sakit Kariadi Semarang. kemudian disarankan harus segera ditangani. Salah satu solusi dengan alat bantu pendengaran.

Baca juga:  Bersinergi, Membangun Bersama Rakyat

Namun karena keterbatasan biaya, pihaknya selama ini tidak bisa banyak berbuat. Dengan adanya bantuan tersebut, harapan anaknya bisa mendengar dan berbicara segera terwujud. “Saya mengucapkan terimakasih kepada pak Walikota atas bantuan ini,” ucapnya.

Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P2KB) memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 10 juta kepada keluarga Salman, untuk dibelikan alat bantu dengar. Diberikan secara simbolis oleh Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, langsung di rumahnya, kemarin.

Aaf panggilan akrab Walikota, mengatakan bantuan merupakan salah satu usaha pemerintah untuk membantu warganya yang betul-betul prioritas. Karena menaruh harapan kepada Salman, agar kelak bisa menjadi anak yang pintar dan membanggakan kedua orangtuanya.

Baca juga:  Masih Penghujan, Waspada Banjir dan DBD

Dengan memiliki alat bantu dengar, mudah-mudahan Salman bisa segera cepat berbicara dan bisa bersekolah dengan baik. Sebab selama ini, perkembangan dan pertumbuhan secara fisik sebetulnya normal. Hanya kurang dalam pendengarannya saja, sehingga berefek pada bicaranya.

“Bantuan ini harus segera dimanfaatkan, dibelikan alat dengar, agar normal anaknya,” ujar Aaf.

Walikota cukup percaya kepada orangtua Salman amanah. Yang mana segera membelikan anaknya, alat bantu dengar. Sebelumnya mereka juga sudah survey dan mendapat informasi bagaimana bisa mendapat alat tersebut, namun hanya terkendala bicara.

“Mudah-mudahan bantuan ini menjadi berkah untuk kita semua,” terang Aaf. (han/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya