alexametrics

SMKN 2 Pekalongan Buat E Commerce Mandiri

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – SMK Negeri 2 Pekalongan melakukan terobosan baru untuk fasilitas pembelajaran siswa. Yakni membuat e-commerce dan minimarket Sakpore.

Kepala SMKN 2 Pekalongan Sukowati  mengatakan, inovasi itu merupakan kreativitas siswa, dengan bimbingan Kemendikbud Ristek, Pemprov Jateng, dan Pemkot Pekalongan.

“E-commerce Sakpore ini merupakan program unggulan kami di tahun ini,” ujarnya.

e-commerce Sakpore sendiri merupakan aplikasi kewirausahaan prospektif dengan orientasi revolusi 4.0. Sementara sakpore merupakan startup sekaligus wahana pembelajaran peserta didik berupa perniagaan daring, bergerak di bidang kuliner, jejamu dan keperluan rumah tangga.

Ada 20 siswa SMK sebagai pionir startup muda yang tergabung dalam UMKM Kota Pekalongan. Pihaknya memberikan fasilitas kepada siswa didik teaching factory-nya. Sedangkan siswa, membuat produk sendiri dan dijual di e-commerce tersebut.

Baca juga:  Anggaran Tidak Dipangkas, Penanganan Rob Tetap Diprioritaskan

“Di dalamnya kami menawarkan banyak keperluan rumah tangga, makanan, jamu dan batik,” jelasnya.

Inovasi tersebut dilaunching langsung oleh perwakilan dari Kemendikbud Ristek Dr Agus Salim. Sedangkan launching minimarket Sakpore ditandai pemotongan pita oleh Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin.

Atas terobosan tersebut, mewakili Pemkot Pekalongan, wawali sangat mengapresiasi siswa dalam menghadapi kemajuan teknologi yang serba modern ini. “ini sesuai dengan zaman sekarang dan di sini juga ada minimarket yang menjual hasil karya dari anak-anak SMKN 2 dan UMKM lokal,” kata Salahudin.

Ia berharap e-commerce Sakpore mampu bersaing di dunia usaha yang serba online ini. “Semoga e-commerce ini bisa menjadi sarana belajar bisnis bagi siswa siswi SMKN 2, sehingga nanti ketika lulus bisa memiliki usaha atau perusahaan sendiri,” harapnya. (han/zal)

Baca juga:  Bansos Jadi Solusi Warga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya