alexametrics

Gus Yasin Ajak Santri dan Warga Kerja Bakti

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan Mengatasi permasalahan banjir rob butuh perhatian semua pihak. Tak hanya pemerintah, tapi masyarakat. Karena itulah, Wakil Gubernur (Wagub) Jateng Taj Yasin Maimoen mengajak santri dan masyarakat setempat untuk bersama-sama kerja bakti membersihkan lingkungan, terutama sungai.

“Saya ke Pasirsari untuk meninjau langsung kondisi real di sini,” kata Gus Yasin –sapaan akrab Wagub Jateng- saat mendatangi lokasi banjir rob di Pasirsari, Kelurahan Pasirkratonkramat (PKK), Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan Rabu (12/1).

Kedatangan orang nomor dua di Jateng yang didampingi Wakil Wali Kota Pekalongan H Salahudin STP ini, selain untuk berdialog bersama warga yang terdampak rob, juga menjaring aspirasi dan menyerahkan bantuan Santri Gayeng. Selain berkeliling lokasi, juga mendatangi salah satu tokoh setempat KH Muslih.

Baca juga:  Ekonomi Kota Pekalongan Tumbuh 3,56 Persen

Diungkapkan lebih lanjut, saat ini Pemkot Pekalongan memang sudah menganggarkan penanganan banjir rob. Selain itu, bantuan pemerintah pusat melalui BBWS. Bahkan, sudah dibahas dengan Pusdataru dan mulai dikerjakan tahun ini.

Alhamdulillah tadi bicara dengan Wakil Wali Kota Salahudin, sudah dianggarkan untuk penanganannya dan sudah mulai dikerjakan,” ujarnya.

Penanganan banjir rob di Kota Pekalongan, memang tidak sampai tuntas tahun ini. Namun akan terus dilakukan secara bertahap. “Ayo bareng teman-teman Jateng Gayeng dan warga untuk kerja bakti bersama ya,” tutur Gus Yasin.

Wakil Wali Kota Salahudin menjelaskan, penanganan banjir rob di wilayahnya dapat anggaran dari APBN. Saat ini sudah turun untuk penanganan darurat. Selain untuk membangun tanggul, juga untuk bendung gerak yang berfungsi menghambat air laut masuk ke daratan. Ini untuk memudahkan air sungai keluar.

Baca juga:  Call Center 112, Jadi Sasaran Prank

“Nanti kalau proyeknya selesai, sudah tidak perlu lagi warga meninggikan bangunan, rumah, atau masjid,” ucap Salahudin.

Selama ini, di wilayah perbatasan antara kabupaten dan kota sering mengalami kesulitan penanganan. Seperti di wilayah Jeruksari yang ikut Kabupaten Pekalongan, namun lokasinya berhimpitan dengan wilayah Kota Pekalongan. Ketika menangani banjir rob, seharusnya bisa bekerjasama dengan baik, karena penanganannya harus bersama.

“Adanya Pak Wagub, harapannya ada anjuran-anjuran yang bisa jadi solusi untuk menangani banjir rob dengan baik, untuk kedua wilayah ini,” harapnya. (han/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya