alexametrics

RSUD Bendan Antisipasi Lonjakan Covid-19 Usai Nataru

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – RSUD Bendan telah menyiapkan antisipasi jika terjadi kelonjakan kasus Covid-19 pasca perayaan Nataru (Natal dan Tahun Baru). Mulai sarpras, ruang, hingga tenaga kesehatan.

“Harapan kami tidak ada kasus, namun jika ada kami sudah siap siaga,” jelas Direktur RSUD Bendan Kota Pekalongan, dr Junaidi Wibawa Selasa (7/12).

Menghadapi libur Nataru, pihaknya mengimbau kepada pemerintah untuk mengetatkan perbatasan kota agar tidak ada kasus baru dari luar kota yang masuk ke Kota Pekalongan. Juga membatasi aktivitas masyarakat, terutama mengurangi kerumunan.

Terkait pelayanan, saat ini keterisian ruang rawat inap di RSUD Bendan mencapai 70 persen atau 140 dari 195 ruang yang ada. Selain siap secara sarpras, lanjut Junaidi, tenaga kesehatan juga sudah terlati. Karena sudah berpengalaman menangani kasus Covid-19 saat gelombang pertama maupun kedua.  “Kami sudah memiliki peralatan dan SDM yang siap,” tegasnya.

Baca juga:  Komitmen Cegah Korupsi dengan ZI

Mengacu pada kasus sebelumnya, jumlah lonjakan kasus pasien positif Covid-19 tidak bisa diprediksi. Saat itu RSUD Bendan menyiapkan 61 tempat tidur khusus. Namun kini, sudah menyiapkan 30 tempat tidur untuk pasien Covid-19. Pihaknya berharap ruangan tersebut cukup untuk menampung pasien Covid-19 pasca perayaan Nataru. Namun pihaknya berharap tidak ada lonjakan signifikan.

Saat ini, kata Junaidi, tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat. Terakhir dua minggu lalu. “Karena kosong, bisa juga digunakan untuk pasien umum. Semoga aman dan sehat semua,” harapnya. (han/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya