alexametrics

Wanti-Wanti Pejabat agar Bijak Kelola Anggaran

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid mewanti-wanti pegawainya dan pihak terkait agar bijak dalam mengelola anggaran.

Menurutnya, keberhasilan suatu program ditentukan oleh komunikasi, koordinasi dan transparansi. Di samping itu, seluruh komponen yang terlibat harus bijak dalam penggunaan anggaran. Khususnya untuk program yang berkaitan langsung dengan kebermanfaatan masyarakat. Harus dikawal bersama.

“Jika tidak, maka harus siap dipanggil Kejaksaan,” tegas wali kota saat menggelar Catur Pilar se-Kecamatan Pekalongan Timur Senin (23/8/2021). Kegiatan tersebut dihadiri lurah, LPM, BKM, dan PKK.

Aaf-panggilan akrab wali kota- mengatakan, saat ini ada salah satu BKM yang dipanggil kejaksaan untuk mempertanggungjawabkan anggaran tahun 2017.

“Semua program harus dikerjakan dengan penuh tanggung jawab,” tandas Aaf.

Baca juga:  Rob Rendam Bugisan Dua Kali Sehari

Dia menambahkan, dalam penggunaan keuangan harus terdokumentasi dan memiliki laporan secara periodik. Sebab setiap kegiatan akan dimintai laporan pertanggung jawabannya. “Jangan sampai terjadi ada penyelewengan anggaran,” serunya lagi.

Diakui, 2020 merupakan tahun yang berat bagi seluruh wilayah kabupaten/kota di Indonesia termasuk Kota Pekalongan. Banyak anggaran yang direfocusing untuk penanganan pandemi Covid-19.

Namun dirinya bersyukur, beberapa program seperti Kotaku untuk penanganan kawasan kumuh dan penanganan banjir dan rob dapat berjalan.

Alhamdulilah dengan kerja sama antara Pemkot Pekalongan, Pemprov Jawa Tengah dan Pemerintah Pusat, program tetap berjalan,” katanya. (han/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya