alexametrics


Hoax Covid Meresahkan, Kominfo Gandeng Polisi dan TNI

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) bekerjasama dengan Subbag Humas Polres Pekalongan Kota dan Kodim 0710/Pekalongan. Kerjasama dilakukan untuk menyikapi penyebaran informasi yang salah atau hoax, termasuk yang berkaitan dengan pandemi Covid-19.

Kepala Dinkominfo Kota Pekalongan Yos Rosyidi menjelaskan, saat ini banyak oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja membuat dan menyebarkan hoax. Untuk itu, pihaknya mengajak netizen (warganet) untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Terutama dalam menerima dan menyebarkan informasi-informasi serta konten positif, tidak hoax, terutama terkait Covid 19. “Informasi yang ada di medsos, jangan ditelan mentah-mentah dan harus dikroscek kembali sumbernya yang jelas,” jelasnya usai bertemu dengan tim dari Polres Pekalongan Kota Senin (19/7).

Berita hoax cukup meresahkan, membuat masyarakat yang menghadapi pandemi semakin bingung. Hal ini juga bisa melemahkan upaya penanganan Covid-19 oleh pemerintah. Selain itu, diharapkan bagi media-media online maupun media mainstream, bisa menyuguhkan informasi yang bersifat positif, terkait penangan covid di masyarakat.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Kota AKP Suparji, menegaskan bahwa, jajaran Polres Pekalongan Kota dan Kodim 0710/Pekalongan siap mendukung dan meminta kepada warganet selaku pengguna medsos untuk bisa lebih bijak menggunakan media sosial. “Informasi harus disaring sebelum men-sharing, agar bisa menjaga kondusifitas wilayah,” jelasnya.

Masyarakat harus lebih bijak, jangan mudah terpengaruh oleh berita-berita hoax, yang sering menyesatkan, provokatif, dan meresahkan. Bahkan penyebar hoax bisa dijerat atas pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang ITE (UU ITE. “Hati-hati dalam menyebarkan informasi, karena ada UU ITE,” tegas Suparji.

Untuk itu, mewakili Pemkot, Polri dan TNI, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Kota Pekalongan dan sekitarnya, ke depan lebih berhati-hati dan lebih bijak. Selain itu, diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat sebagaimana yang dianjurkan pemerintah melalui gerakan 5 M. “Gunakan medsos untuk menyebarkan berita yang positif sehingga Kota Pekalongan ini bisa tetap bersatu dalam memerangi Covid-19,” jelasnya. (han/ton)

 

Artikel Menarik Lainnya

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya