alexametrics


Satgas Covid Semprot Kota Pekalongan

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Tim Gabungan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekalongan menggelar penyemprotan disinfektan massal di sejumlah tempat. Mulai dari kantor-kantor pemerintah, swasta, rumah warga yang terpapar Covid-19 dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi klaster penularan. Usaha ini untuk menangkal dan meminimalkan penyebaran virus Covid-19 di ruang publik.

Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid SE mengungkapkan bahwa kegiatan penyemprotan desinfektan massal ini dilakukan sebagai langkah ikhtiar bersama sekaligus menindaklanjuti instruksi dari Kepala BNPB RI, Panglima TNI, Kapolri dan Gubernur saat melakukan kunjungan ke Kota Pekalongan belum lama ini. “Saat ini Kota Pekalongan saat ini masih menjadi salah satu daerah yang paling rendah kasus penularannya, namun kita jangan lengah,” ucap Aaf, sapaan akrab wali kota Pekalongan saat apel bersama Forkopimda di lapangan Mataram pada Kamis (10/6/2021) siang.

Namun hingga saat ini, masih banyak warga yang belum menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan sudah mulai lengah. Untuk menekan lonjakan kasus, pihaknya melakukan penyemprotan desinfektan secara massal. “Mudah-mudahan kasus Covid-19 di Kota Pekalongan ini semakin minim (berkurang),” tegas Aaf.

Aaf menyebutkan, di Kota Pekalongan sendiri, pascalebaran kemarin, telah terjadi beberapa lonjakan kasus covid yang ditimbulkan dari beberapa klaster. Mulai dari klaster wisata religi (ziarah), klaster sekolah (SMAN 4 Pekalongan), klaster perkantoran, dan dimungkinkan terdapat klaster-klaster lainnya. Boleh jadi, meningkatnya kasus itu ada kaitannya dengan mudik Lebaran kemarin.

Tapi jelas itu bukan satu-satunya faktor, banyak juga fakta-fakta lain yang mempengaruhi hingga kasus Covid ini kembali melonjak. Salah satunya adalah tidak disiplinnya warga dalam menerapkan protokol kesehatan. “Alhamdulillah sejauh ini masih kondusif. Kami berpesan kepada warga, bukan berarti mereka abai atau pun melonggarkan protokol kesehatan,” ungkap Aaf.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Pekalongan juga tengah memilah-milah untuk kegiatan-kegiatan masyarakat dengan pembatasan dan protokol kesehatan secara ketat. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang tergabung dalam Satgas Covid-19 di Kota Pekalongan dengan didukung jajaran TNI/ Polri, yang terus intens melakukan berbagai upaya pencegahan Covid-19.

Salah satunya, kemarin ada kejadian kunjungan rombongan ziarah dari Jawa Timur. Untuk itu, tim satgas Covid langsung melakukan penyekatan dan swab test kepada mereka, dan Alhamdulillah masih kondusif dan tidak ada yang lolos masuk rombongan berikutnya.

Sementara kaitannya dengan penularan klaster di SMA Negeri 4 Kota Pekalongan sudah selesai, karena berdasarkan tracking tim Satgas di lapangan, sudah ada beberapa yang sembuh. Tracking terhadap anggota keluarga dan tetangga semuanya sudah negatif, dan ini bukan dari klaster Pembelajaran Tatap Muka (PTM). “Alhamdulillah semua murid-murid aman dan semoga tidak mengganggu persiapan kami membuka PTM di tahun ajaran baru mendatang,” tandasnya. (han/ton)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer