alexametrics

Proyek Penanganan Rob Pekalongan Digelontor Rp 1,24 T

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Kementerian PUPR melalui BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Pemali Juana akan membantu penanganan banjir rob di Kota Pekalongan, dengan menggelontor anggaran sebesar Rp 1,24 triliun. Proyek tersebut akan dikerjakan tahun ini hingga 2023.

“Ada tiga paket pekerjaan yaitu di Sungai Lodji, Sungai Banger, Sungai Gabus dan penanganan tanggul pantai,” ungkap Kepala BBWS Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi Selasa (20/4).

Tahun ini pihaknya akan fokus penanganan banjir dan rob di Kota dan Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, dua wilayah ini, cara penagangannya beda. Di Kabupaten Pekalongan banjir rob diakibatkan daratan yang memang mengalami penurunan, sehingga air laut ke pemukiman.

Sedangkan di Kota Pekalongan, air laut masuk ke sungai, kemudian sungai melimpas ke permukiman warga. Sehingga penanganan yang ideal dengan membangun tanggul atau parapet sepanjang sungai.

Baca juga:  Pelaku Usaha Diberi Kelonggaran

Sedangkan untuk laut, dengan membangun bendung dan pintu air di muara sungai. Serta ruang kontrol atau pengendali. “Jika air sungai melimpah bisa dibuka, sedangkan jika air pasang bisa ditutup. Disitulah fungsi pintu pengendali nantinya,” jelasnya.

Menyukseskan proyek tersebut, pihaknya butuh dukungan dari Pemkot Pekalongan. Terutama terkait masalah sosial dan pembebasan tanah. Sebab melihat kondisi eksisting di lapangan, masyarakat sudah banyak sekali bermukim di sepanjang sungai. Sehingga konflik sosial pasti tinggi sekali. Diharapkan permasalahan tersebut bisa rampung sebelum kontrak pekerjaan dilakukan.“Mudah-mudahan akhir bulan Juni atau awal Juli sudah bisa pelaksanaan fisik,” tandasnya. (han/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya