alexametrics

Sudah Vaksin, Boleh Umrah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Mulai awal Ramadan 2021, pemerintah Arab Saudi membuka kembali ibadah umrah. Dengan syarat calon jamaah sudah mengikuti program vaksinasi Covid-19. Sistem buka tutup penyelenggaraan ibadah umrah ini, sesuai dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Pekalongan Mundakir menjelaskan, calon jamaah umrah memang diperbolehkan berangkat apabila memenuhi beberapa syarat. Yakni sudah menerima dosis vaksin Covid-19 sebanyak dua kali. Dan jika baru vaksinasi baru dilakukan satu kali, maka hendaknya penyuntikan dilakukan 14 hari sebelum keberangkatan serta tidak disertai gejala serius. “Bagi warga yang sudah sembuh dari Covid-19, juga bisa berangkat umrah,” terangnya Selasa (13/4/2021).

Baca juga:  Inovasi Batik, Pewarna dari Kulit Mangrove

Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), untuk tidak tergesa-gesa dalam mengirimkan calon jamaah ke tanah suci. Dikarenakan situasi yang belum menentu, juga adanya penambahan biaya yang cukup signifikan. “Sampai saat ini untuk pemberangkatan jamaah umrah di Kota Pekalongan belum dilakukan,” jelasnya.

Saat ini, kenaikan biaya tersebut termasuk pajak yang semula 5% menjadi 15%. Ditambah kurs Dolar Amerika yang fluktuatif. Ditambah kewajiban penerapan prokes dalam pelaksanaan ibadah umrah, seperti tes PCR, pembatasan kuota jamaah di penginapan hotel dan sebagainya, membuat biaya membengkak.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan tetap melanjutkan vaksinasi kepada masyarakat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menyatakan bahwa suntikan vaksin tidak membatalkan puasa.

Baca juga:  Stok Elpiji Bersubsidi Aman Selama Ramadan

Kepala Dinkes Kota Pekalongan melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Indah Kurniawati mengatakan, selain tidak membatalkan puasa, juga tidak berbahaya selama kondisi calon penerima vaksin dinyatakan sehat oleh tim penguji. “Saat ini fokus untuk lanjut usia (lansia) dan tenaga guru dan pendidikan,” jelasnya.

Terutama untuk lansia, Dinkes masih menyelesaikan jadwal vaksinasi dosis kedua di seluruh wilayah kelurahan yang ada di Kota Pekalongan. Selain lansia, di awal Ramadan juga menyelesaikan vaksinasi dosis kedua bagi guru dan tenaga kependidikan tingkat Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah di lingkungan Kementerian Agama. Yang akan dilaksanakan pada Hari Kamis pekan ini dan Hari Kamis dua pekan yang akan datang. “Vaksinasi, tetap dilakukan di 25 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang sudah disediakan. Menyesuaikan jam kerja, mulai dari pukul 08.30-12.00 WIB,” terangnya. Sesuai data Dinkes, tercatat untuk jumlah total sasaran masyarakat yang sudah divaksin dosis pertama dan dosis kedua hingga per Senin (12/4/2021) yakni sebanyak 31.293 orang. (han/ton)

Baca juga:  BPBD Canangkan Zona Integritas, Siaga Bencana dan Korona

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya