alexametrics

Pemkot Pekalongan Longgarkan Kegiatan Ramadan asal Patuh Prokes

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan telah menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait ketentuan pelaksanaan ibadah Ramadan dan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19.

Masyarakat diperbolehkan tarawih di masjid atau musala dan buka puasa bersama, namun secara terbatas.

Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid meminta pengurus masjid/musala wajib menyiapkan empat petugas yang memastikan protokol kesehatan, melakukan penyemprotan disinfektan, menyediakan sarana cuci tangan, memastikan para jamaah menggunakan masker, menjaga jarak, dan membawa perlengkapan salat masing-masing. “Hal yang sama juga saat pengumpulan zakat dan acara lain,” pintanya.

Aaf, panggillan akrab Afzan Arslan Djunaid, juga mengimbau masyarakat mematuhi kebijakan pemerintah pusat untuk tidak mudik. Pihaknya telah menyiapkan tim gabungan dari unsur kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, untuk memantau pemudik.

Baca juga:  Persembahan untuk Arwah yang Terlantar

Sementara itu, Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto mengatakan, bersama pemkot pihaknya akan rutin menggelar operasi kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Jika ada warga yang nekat mudik dan tidak mematuhi prokes, akan ada perlakuan khusus dengan Dinas Kesehatan. Seperti pengecekan suhu tubuh, tes rapid antigen dan kami imbau yang bersangkutan untuk kembali (putar balik),” pungkasnya. (han/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya