alexametrics

Operasi Cipkon, Jaring Puluhan Orang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan –Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekalongan intensif menggelar operasi cipta kondisi (cipkon). Diharapkan wilayah setempat bisa lebih kondusif dan aman, menjelang bulan Ramadan. Bila masyarakat melihat pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT), segara lapor.

Kepala Satpol PP Kota Pekalongan Sri Budi Santoso menjelaskan operasi cipkon diadakan sejak awal tahun. Puluhan orang terjaring, dari anak-anak remaja hingga orang dewasa. Operasi digelar bersama aparat gabungan, kepolisian, Dinas Kesehatan, TNI dan Dinsos P2KB melalui Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat (RPSBM).

Selama pandemi Covid-19, bagi yang diamankan diperlakukan berbeda. Sebelum diamankan di RPSBM, PGOT dibawa ke puskesmas atau ke tim PSC 119 untuk tes rapid antigen terlebih dahulu. “Kami lakukan untuk antisipasi jika dimasukkan ke RPSBM, agar tidak menulari yang sudah di dalam,” jelasnya  Senin (15/3/2021).

Baca juga:  Persembahan untuk Arwah yang Terlantar

Hingga kini ada 66 orang yakni 35 warga Kota Pekalongan dan sisanya 31 luar kota. Dari sekian yang diamankan, 17 orang yang usianya di bawah 15 tahun, 16 orang berusia 16-18 tahun, 33 orang usianya di atas 19 tahun. “Kalau sejak awal bulan Maret, kami mengamankan 40 orang,” jelasnya.

Pihaknya berharap masyarakat berpartisipasi. Jika menemukan gangguan ketenteraman akibat PGOT, bisa menghubungi aparat penegak hukum terdekat, atau lewat program Sambat Aladin serta call center. (han/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya