alexametrics

Mal dan Toko Modern Sampai Pukul 19.00, Pasar Tutup Pukul 15.00

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan bersama jajaran Forkopimda akan tetap mendukung Gerakan Jateng di Rumah Saja selama dua hari yakni Sabtu (6/2/2021) -Minggu (6/2/2021). Namun menyesuaikan dengan kearifan lokal, yang mana tetap membuka fasilitas umum dengan pengawasan ketat.

Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz menjelaskan, walaupun mendukung tetap mempertimbangkan kearifan lokal Kota Pekalongan dan memperketat pengawasan protokol kesehatan. Di antaranya pembatasan jam operasional toko, mal, pasar, warung makan, kafe dan lainnya. Kemudian kegiatan lingkup pendidikan diliburkan, tempat wisata dan hiburan ditutup, serta kegiatan ibadah harus dibatasi 50 persen dari kapasitas. “Pusat perbelanjaan atau mal dan toko modern tidak kami tutup namun operasionalnya dibatasi sampai pukul 19:00,” jelasnya Kamis (4/2/2021).

Baca juga:  Tewas Tersambar KA Kamandaka

Begitu pula dengan restoran, kafe, atau warung makan dengan sistem take away atau tidak makan ditempat. Kemudian untuk pernikahan, hajatan, dan syukuran maksimal 150 orang atau dibatasi 30 persen dari kapasitas gedung dan tidak boleh ada prasmanan, jadi harus dibawa pulang. “Pasar rakyat juga dibatasi operasionalnya sampai dengan jam 15.00 WIB,” ungkap Saelany.

Selain itu wali kota juga memberlakukan pembatasan akses jalan di beberapa ruas jalan Kota Pekalongan. Di antaranya akses jalan lapangan Mataram dibatasi pukul 16.00-06.00 WIB. Kemudian Alun-alun Kota Pekalongan juga dibatasi mulai pukul 20.00-04.00 WIB. “Beberapa jalan akan kami tutup karena berisiko mengundang kerumunan. Akses masuk ke kota Pekalongan juga kami batasi,” ujarnya lagi.

Baca juga:  Pembangunan Wisata Air Tahap Pertama Dipusatkan di Pantai Pasir Kencana

Kemudian, dari arah barat, timur dan exit tol Setono dengan sistem pemeriksaan kesehatan seperti cek suhu tubuh, penggunaan masker, dan rapid test. Termasuk juga akses masuk di terminal dan stasiun kereta api. Ia menekankan bahwa penerapan prokes akan lebih diperketat. Terlebih dalam menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan menjaga jarak. Menurutnya, meskipun terlihat sederhana namun dengan disiplin 3M dapat menekan penyebaran covid-19. (han/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya