alexametrics

16 Kelurahan di Pekalongan Masih Terendam

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Hingga saat ini ada 16 kelurahan di Kota Pekalongan yang masih terendam akibat curah hujan tinggi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan terus melakukan mitigasi bencana lintas sektor agar penanganan banjir bisa optimal.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana pada BPBD Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha menjelaskan, sebenarnya, sejak awal pihaknya  terus berkoordinasi lintas sektor untuk mengatasi banjir. Terbukti dengan sudah menyiapkan tim Satgas Kebencanaan. Kemudian memetakan titik-titik rawan banjir dan proses evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. “Harapan kami, bisa lebih mudah mengatasi bencana kebanjiran dari berbagai masalah, sesuai kewenangan masing-masing,” ujarnya di Kantor BPBD Kota Pekalongan Kamis (4/2/2021).

Baca juga:  BPBD Temanggung Drop Air Bersih 188 Tangki

Dari hasil mitigasi, tercatat penyebab banjir di akhir Januari hingga Februari 2021 di Kota Pekalongan dikarenakan mulai dari limpasan beberapa sungai dari hulu yang tinggi, intensitas curah hujan tinggi. Dan khususnya di wilayah Pekalongan Utara adanya gelombang pasang yg menyebabkan rob mengalir melalui sungai-sungai meluber ke pemukiman warga. “Kota Pekalongan selain kena curah hujan tinggi, daerah hilir dan kena rob,” jelas Dimas.

Akibatnya, lanjutnya, kini sebanyak 16 kelurahan terdampak bencana banjir sejak awal tahun ini. Namun dari 16 kelurahan tersebut, 2 kelurahan terdampak cukup parah yakni Kelurahan Pasirkratonkramat dan Kelurahan Degayu yang tergenang air dengan ketinggian 20-60 sentimeter. “Pemkot juga sudah menyiapkan 2 titik pengungsian yang disiapkan di 2 kelurahan tersebut yakni di Aula Kelurahan setempat,” jelasnya lagi.

Baca juga:  Banjir Rob, Pemkot Pekalongan Belum Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

Data terakhir per 4 Februari 2021 pukul 12.00, jumlah pengungsi banjir total sebanyak 58 jiwa terdiri dari 13 orang mengungsi di Aula Kelurahan Pasirkratonkramat, 39 orang di Aula Kelurahan Degayu, dan 6 orang di TPQ Al-Hikmah Dekoro. BPBD bersama lintas sektor lainnya tetap siaga dalam penanganan banjir ini,mengingat berdasarkan info BMKG, curah hujan dengan intensitas tinggi diprediksi masih terjadi dan kesiapsiagaan bencana itu diperlukan untuk mengetahui potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja. (han/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya