alexametrics

Bus Sekolah Beroperasi Usai Pandemi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Perhubungan (Dinhub), kini memiliki satu unit bus sekolah. Ini merupakan penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan RI.

“Namun kini belum bisa beroperasi. Karena masih dalam masih pandemi Covid-19. Selain itu, belum ada sekolah yang memberlakukan pembelajaran tatap muka di Kota Pekalongan,” kata Kepala Dinhub Kota Pekalongan Drs Slamet Prihantono MM, Selasa (26/1/2021).

Penghargaan WTN ini diberikan pemerintah pusat RI kepada kota-kota yang mampu menata transportasi publik dengan baik. Penilaian dilakukan atas kategori kota metropolitan, kota besar, kota sedang, dan kota kecil. Sedangkan, Kota Pekalongan masuk dalam kategori kota kecil.

Baca juga:  Dolan PAUD untuk Atasi Kesenjangan Pendidikan

Karena masih pandemi, jelasnya, saat ini belum dibahas lebih detail tentang teknis operasional bus tersebut. Termasuk menyangkut sopir, lokasi trayek bus, hingga armada lainnya. Selain itu, hingga kini baru ada 1 unit, sehingga belum diprioritaskan wilayah mana yang akan diberi trayek bus sekolah tersebut. “Di wilayah ini, ada empat kecamatan. Belum tahu mana yang prioritas dulu, atau sekolah daerah mana dulu,” jelas Slamet Prihantono yang akrab disapa Totok.

Dia ungkapkan, Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz juga sudah mengecek bus sekolah di Kantor Dinhub setempat. Bus dengan warna kuning ini, ukurannya sedang, tergolong minibus. Kapasitasnya hanya 19 penumpang. Karena itu, akan ada kebijakan khusus dengan pembatasan penumpang ke depannya, menyesuaikan dengan protokol kesehatan. “Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir. Sekolah bisa kembali seperti semula, sehingga bus bisa beroperasi,” seru Totok. (han/ida)

Baca juga:  Pemerintah Bersih dengan Zona Integritas

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya