alexametrics

Kini Mampu, 35 Keluarga Mundur dari PKH

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Sebanyak 35 keluarga di Kelurahan Bandengan Kecamatan Pekalongan Utara mundur dari Program Keluarga Harapan (PKH). Jatah bantuan untuk mereka bisa dialihkan pada warga lain yang terdampak pandemi Covid-19.

Lurah Bandengan Mohammad Bandengan berharap, ada banyak warga lagi yang ikut mundur. Artinya warga di wilayahnya ada yang beralih menjadi mampu. Dengan demikian, dananyanbisa dibagikan pada keluarga lain yang lebih membutuhkan. “Mudah-mudah ke depannya banyak penerima PKH jadi mandiri dan mundur dari program ini lagi,” harap Abidin Selasa (20/10/2020).

Dijelaskannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan kembali menyalurkan Bantuan Sosial Beras (BSB) 15 kg per bulan untuk warga terdampak Covid-19. Beras dari Kementerian Sosial RI disalurkan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara.

Baca juga:  Warga Boleh Adukan PPDP

Di Kelurahan Bandengan ada 426 orang menerima bantuan berupa sembako beras. Warga mendapat jatah selama 3 bulan, sebelumnya sudah disalurkan untuk Agustus-September sebanyak 30 kilogram. “Untuk Oktober ini penyaluran tahap terakhir sebanyak 15 kilogram,” jelasnya.

Pihaknya mewakili masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah mengingat pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Pemerintah tidak hanya menganjurkan untuk menerapkan protokol kesehatan namun juga memberikan sejumlah bantuan baik berupa uang maupun sembako. “Penerima PKH sebenarnya sudah menerima bantuan uang tiap bulannya karena pandemi Covid-19 ditambah beras ini,” ungkap Abidin.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat program PKH Elok mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. “Alhamdulillah, bantuan beras ini sedikit membantu kami, karena mengurangi biaya hidup sehari-hari dan bisa untuk keperluan lain,” jelasnya. (han/ton/bas)

Baca juga:  Obat Rindu Dua Tahun

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya