alexametrics

Latih Warga Jadi Wirausaha Baru

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan mengadakan pelatihan keterampilan bagi warga. Diharapkan mereka dapat membuka lapangan kerja sendiri.

Pelatihan dari anggaran APBD 2 (dana DID) tahun 2020 tersebut berlangsung selama 25 hari. Ada 2 kelas pelatihan berbasis kompetensi yakni potong rambut pria dan processing (tata boga).

Wali Kota Pekalongan HM Saelany Mahfudz mengatakan pelatihan ini sangat penting mengingat masih dalam suasana Covid-19 banyak warga menganggur. Diharapkan dengan adanya pelatihan dapat tercipta tenaga yang kompeten di bidangnya. “Jika sudah memiliki ilmu dan kemampuan, peserta dapat berwirausaha mandiri,” ungkap Saelany.

Baca juga:  Wakil Wali Kota Pekalongan: Jangan Sepelekan Covid-19

Ditambahkan Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan Slamet Hariyadi pelatihan kali merupakan angkatan terakhir di tahun 2020 ini. Ada 32 peserta dengan dua kelas. Masing-masing 6 peserta. “Pelatihan ini dalam rangka pemulihan ekonomi. Kami melihat ada peluang usaha sehingga ada 2 kelas yang kami buka yakni potong rambut pria dan processing (tata boga),” tutur Slamet.

Lebih lanjut dikatakan, peserta tidak hanya dibekali materi dan praktik secara kompetensi namun juga akan diberikan pelatihan pemasaran online. Ia berharap, para peserta bisa mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir dan nantinya dapat bekerja mandiri.

Salah satu peserta pelatihan, Hendro berencana membuka usaha potong rambut. “Saya berharap setelah latihan saya dapat membuka usaha baru,” ujar Hendro. (han/lis/bas)

Baca juga:  DPMPTSP Paling Terbuka Beri Informasi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya