alexametrics

Angkat Solidaritas Antar-Museum

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Solidaritas Museum diangkat menjadi tema Hari Museum Indonesia. Semangat kebersamaan dan kepedulian diperlihatkan museum dengan aktivitas sosial melalui media sosial dan kegiatan daring. Museum tetap melayani dan menghibur masyarakat, serta misi edukasi dipastikan tetap berjalan selama pandemi.

Museum Batik Pekalongan merupakan salah satu tujuan wisata edukasi di Kota Pekalongan. Tata ruang pamer sudah dibenahi. Koleksi-koleksi batik baru juga ditambah.  “Di samping lihat koleksi dan belajar sejarah, masyarakat juga bisa membatik di tempat kami,” ujar Humas Museum Batik Pekalongan Pasattimur Fajar Dewa Senin (12/10/2020).

Ia berharap masyarakat tak perlu khawatir untuk berkunjung ke Museum. Sebab pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat bagi petugas dan pengunjung. Seperti pengunjung wajib bermasker, penyediaan wastafel dan sabun untuk cuci tangan, hand sanitizer, petugas yang mengecek suhu tubuh dan peringatan jaga jarak baik sebelum, saat maupun sesudah di area Museum Batik Pekalongan ini.

Baca juga:  Hitung Kancing ketika Membuka Hasil Tes Covid-19

Khusus di Hari Museum Indonesia kemarin, Museum Batik menggratiskan tiket masuk. Bebeas biaya masuk ini hanya berlaku sehari. Di hari biasa, pengunjung dewasa ditarik biaya Rp 5 ribu, anak-anak Rp 2 ribu dan turis mancanegara Rp 10 ribu.

Menurut Dewa, untuk meningkatkan daya kunjungan wisatawan, pihaknya telah menggelar Lomba Membatik dari Rumah dan Lomba Vlog tentang pelestarian batik di tengah pandemi. Serta belajar bersama komunitas batik. “Aneka kegiatan yang kami gelar sebagai upaya meningkatkan jumlah kunjungan yang berkurang akibat adanya Pandemi Covid-19,” tandas Dewa. (han/ton/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya