alexametrics

Jelang Pilkada, Genjot Perekaman E-KTP

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Pekalongan menggalakkan perekaman E-KTP. Hal ini berkaitan dengan pemilihan kepala daerah (pilkada) di akhir tahun 2020.

Kepala Dindukcapil Kota Pekalongan Drs Suciono mengungkapkan perekaman KTP elektronik  agar warga bisa menggunakan hak pilih. “Perekaman E-KTP kami mulai 7 September sampai 23 November 2020,” ujar jelasnya Senin (5/10/2020).

Dijelaskan, membuat E-KTP saat ini prosesnya cepat. Termasuk penggantian E-KTP rusak juga cepat, sepanjang tak ada perubahan biodata. Sehingga bagi warga kota Pekalongan yang memiliki E-KTP rusak atau hilang, bisa diganti baru, langsung jadi tidak menunggu lama. “Persediaan blangko di Dindukcapil lebih dari cukup,” serunya.

Kemudahan pembuatan E-KTP berimbas dengan fungsi surat keterangan (suket). Sebelumnya suket bisa menjadi pengganti E-KTP untuk segala administrasi.  Kini dianggap tidak berlaku, pihaknya sudah tak menerbitkan lagi. Maka, suket kini dimusnahkan agar tak disalahgunakan. “Tahun ini kami sudah tidak mengeluarkan suket. Dulu sebelum blangko dipenuhi ada suket, sekarang sudah tidak boleh,” tandasnya.

Baca juga:  Dodol Garut Daun Kelor Anti- Stunting Made In Puskesmas Pasundan

Sesuai edaran Dirjen Dukcapil Kemendagri, lanjut dia, KTP yang sudah tak terpakai atau rusak harus dimusnahkan. Baik produk ketika dicetak rusak atau memang rusak dari pemiliknya, atau warga yang pindah. “KTP yang rusak harus kami tarik untuk dimusnahkan,” imbuhnya.

Pihaknya melaksanakan pembakaran setiap bulan sekali. Pada bulan ini, Disdukcapil membakar setidaknya 446, dengan rincian 258 E-KTP Kota Pekalongan yang invalid, 173 E-KTP luar Kota Pekalongan yang pindah ke Batang, dan 15 KTP non elektronik. Pembakaran disaksikan Satpol PP, Dinkominfo, dan Bidang Aset BKD Kota Pekalongan. (han/lis/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya