alexametrics

Delapan Rumah Roboh, Tersebar di Lima Kelurahan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Beberapa kejadian bencana alam robohkan delapan rumah di Kota Pekalongan. Prihatin atas hal tersebut, Pemkot memberikan bantuan uang tunai untuk pembangunan rumah korban.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat Dimas Arga Yudha mengimbau warga jika ingin membangun rumah untuk memperhatikan konstruksinya. Apalagi yang berlokasi rawan bencana. “Rumah di daerah rawan harus memperhatikan konstruksi yang kuat, seperti di rawan rob dan tanah lapang,” katanya saat mendampingi korban rumah roboh di ruang kerja wali Kota Pekalongan Senin (28/9/2020).

Dijelaskan Dimas, delapan rumah warga yang roboh akibat banyak faktor. Mulai dari terlalu lama terendam air rob, terkena angin kencang, hingga kebakaran.

Baca juga:  Hujan Deras, Kapal Penumpang Tabrak Tongkang

Korban tersebar di lima kelurahan di Kecamatan Pekalongan Utara dan Kecamatan Pekalongan Timur. Dan rata-rata memang warga yang kurang mampu. Bantuan uang tunai yang diberikan, menyesuaikan dengan kondisi kerusakan rumah. Mulai Rp 1,7 juta hingga Rp 4,5 juta. Bantuan rumah terbakar lebih besar karena kerusakan parah.

Wali Kota M Saelany Machfudz menyampaikan, bantuan uang tunai ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terkena musibah rumah roboh. “Bantuannya memang tidak seberapa, namun setidaknya ini sebagai bentuk kepedulian,” tutur Saelany. (han/ton/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya