Air Lindi dari TPA Cemari Pantai Slamaran

406
Air di Pantai Slamaran yang keruh dikarenakan air lindi dari TPA Pekalongan. (Norma Sari Yulianingrum/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Air laut di Pantai Slamaran yang beberapa waktu lalu diketahui berwarna keruh ternyata berasal dari air lindi TPA Pekalongan yang terletak tak jauh dari pantai. Air lindi langsung mengalir ke laut lantaran tidak melewati Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang telah disediakan.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Purwanti selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Purwanti mengatakan bahwa awalnya masyarakat sekitar Pantai Slamaran  berniat untuk membongkar IPAL lantaran dianggap sebagai penghalang air rob untuk kembali ke laut.

Untuk itu kemudian pihak DLH dengan sangat terpaksa membangun saluran bypass di atas saluran IPAL. Oleh karenanya  air lindi dari TPA bercampur dengan air banjir langsung mengalir ke laut tanpa melalui IPAL dan menyebabkan air laut berwarna keruh.

“Kami sudah bangun IPAL supaya bisa mengurangi polutannya sebelum masuk  ke laut. Tapi yang terjadi karena adanya rob atau limpahan air hujan, jadinya air lindi dari TPA meluap,” terang Purwanti kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (15/5/2020).

Di samping itu, Purwanti juga menjelaskan bahwa keruhnya air Pantai Slamaran juga berasal dari salah satu rumah industri batik. Ia pun telah mendatangi industri tersebut supaya mengajukan perizinan serta mengingatkan supaya industri terkait dapat membangun IPAL sendiri.

Di samping itu, Purwanti juga menganggap bahwa TPA Pekalongan perlu dilakukan revitalisasi supaya air lindi tidak menyebar ke mana-mana. Adapun IPAL utama yang berada di TPA perlu dilakukan renovasi atau penggantian. (nor/bas)





Tinggalkan Balasan