alexametrics

Telkom Salurkan Rp 1,1 M ke Pelaku UMKM

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Community Development Center (CDC) Telkom Wilayah Telekomunikasi (Witel) Pekalongan menyalurkan Rp 1,1 miliar pinjaman modal usaha. Modal tersebut diberikan kepada 14 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Mitra Binaan Telkom. Mereka mendapatkan tambahan modal untuk memperbesar volume usaha masing-masing.

Pemberian kali ini merupakan yang pertama pada tahun 2020. Kegiatan rutin tersebut dilakukan sebanyak empat kali dalam satu tahun. Penerima modal paling tinggi adalah pengusaha Batik Tuntang Sari dari Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Wiradesa Pekalongan. Usaha tersebut mendapatkan modal sebesar Rp 100 juta.

“Kami tidak melihat omzet, tapi berdasarkan item-item dalam survei kelayakan yang telah kami sediakan,” kata Nanang Setiyo Utomo, GM Telkom Witel Pekalongan pada Jawa Pos Radar Semarang di sela penyerahan bantuan modal di aula gedung Telkom Pekalongan Jumat (6/3/2020).

Baca juga:  Telkom Puncaki Peringkat Top Companies 2022

Permodalan itu diberikan pada pengusaha perdagangan, jasa dan industri. Tersebar dari berbagai wilayah mulai dari dua mitra Batang, enam mitra Pekalongan, empat mitra Kabupaten Pekalongan 4 dan masing-masing satu mitra dari Tegal dan Brebes.

“Kami dari PT Telkom berusaha menjadikan mitra binaan besar. Jumlahnya juga akan semakin banyak mitra binaan itu. Mindset mereka akan tertanam ‘dibantu oleh Telkom’,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu para pelaku usaha juga diberikan pelatihan pemasaran dalam dunia digital. Mengingat Telkom memiliki produk yang berkaitan dengan bisnis. Ada aplikasi dan  financial technology (Fintech). Fintech itu berupa Link Aja.

“Proses pembayaran bisa dilakukan dengan mudah. Kami juga punya Blanja.com dan market place yang ada di media sosial. Itu menarik mereka agar masuk dalam marketing digital. Karena pasar sudah ada di dunia digital,” timpalnya.

Baca juga:  Kubaedi Bahagia Rumahnya Direhab

Menurutnya jika pengusaha hanya berkutat di pasar tradisional dan toko-toko, tidak akan mendapatkan market yang lebih besar dari pasar digital. Kegiatan CDC itu juga dirasa sama-sama saling menguntungkan. Pengusaha akan semakin aware dengan proses jual beli pada masa sekarang.

“Sosialisasi Link Aja itu agar mereka mudah mengelola keuangan dan proses pembayarannya sudah main poin-poin. Tidak ribet lagi memikirkan uang kembalian,” pungkasnya. (yan/adv/zal/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya