Dapur Umum Korban Banjir Pekalongan jadi Perhatian Mensos

217
BERI BANTUAN
BERI BANTUAN : Menteri Sosial Republik Indonesia beri bantuan kepada korban banjir di Stadion Hoegeng Kota Pekalongan, Rabu (26/2).(NORMA SARI YULIANINGRUM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Menteri Sosial Juliari Peter Batubara memberi bantuan kepada korban banjir di Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan Rabu (26/2/2020).
Selain memantau kondisi dan memberi bantuan, Juliari juga menghibur para pengungsi. Khususnya anak-anak. Seperti saat mengunjungi pengungsi di Kota Pekalongan, menari bersama komunitas badut.

Juliari juga memeriksa kesiapan dapur umum di Stadion Hoegeng. Juliari menilai Kota Pekalongan cukup baik dalam menangani bencana banjir. Menurutnya, tempat pengungsian di Stadion Hoegeng cukup layak bagi para pengungsi.

“Di sini ada sekitar 300 pengungsi dan seluruh pengungsi di Kota Pekalongan ada 1.700 lebih. Saya kira ini jumlah yang cukup besar. Oleh karena itu saya ingin turun langsung melihat bagaimana penanganan di sini. Saya lihat di sini sudah cukup baik,” terangnya.

Mensos pun memberi bantuan Rp 1,2 miliar. Bantuan berupa beras senilai Rp 705.272.500, bantuan logistik bencana alam senilai Rp 324.036.966, serta bantuan peralatan kebersihan senilai 198.000.000. Sehingga total bantuan yang diserahkan senilai Rp1.227.309.466.

Sementara itu, Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Machfudz menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dari Kementerian Sosial.

“Kemarin sudah ada Kapolda Jateng yang hadir di sini dan kali ini Mensos memberikan bantuan Rp1,2 miliar. Semoga bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi para korban banjir,” ungkap Saelany.

Mensos juga memberikan bantuan korban banjir di Kabupaten Pekalongan, kemarin. Mensos mengunjungi posko pengungsian dan tanggap darurat di dapur umum, Masjid Dupantex dan Masjid Al Karomah, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

Kedatangan Mensos disambut oleh Bupati Pekalongan, asip Kholbihi, dan Wakil Bupati Pekalongan, arini Harimurti, bersama perwakilan Forkompimda lainnya, para relawan dan warga korban banjir dari Kecamatan Wonokerto dan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemda Pekalongan, para relawan yang telah banyak membantu dalam meringankan beban bagi para korban banjir,” ucap Juliari P Batubara, usai memberikan bantuan sebesar Rp 334 juta, berupa logistik dan alat kebersihan yang akan diberikan dalam dua tahab.

Sementara itu, Bupati Pekalongan Asipo Kholbihi menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan kerja cepat dalam penanganan banjir. Seperti mengerahkan dua pompa air dengan kapasitas besar, yang bisa menydot air sebanyak 800 liter dalam waktu lima detik.

“Semua kebutuhan para pengungsi sudah kita jamin, mulai dari kebutuhan logistisk, kesehatan hingga pakaian anak dan uang jajan anak, termasuk pengadaan pompa ukuran besar sudah digunakan di Desa Mulyorejo,” jelas Bupati Asip. (nor/thd/zal)

Tinggalkan Balasan