Posyandu Germas, Posyandu Germas

139
GERMAS : Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan bersama dengan Lurah Padukuhan Kraton meresmikan Posyandu Remaja Germas.(NORMA SARI YULIANINGRUM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GERMAS : Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan bersama dengan Lurah Padukuhan Kraton meresmikan Posyandu Remaja Germas.(NORMA SARI YULIANINGRUM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN, – Sebagai wadah edukasi kesehatan remaja, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan melaunching Posyandu Remaja Germas (Gerakan Remaja Milenial Aktif dan Sehat). Berlokasikan di Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara.

Posyandu Remaja Germas yang dibentuk atas kerja sama dengan Puskesmas Dukuh ini menjadi pionir dalam perwujudan pos layanan kesehatan yang dikhususkan bagi remaja berusia 10-19 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan di tahun 2020 ini berusaha untuk lebih melibatkan remaja sebagai salah satu segmen krusial dari sisi pelayanan kesehatan. Hal ini guna meningkatkan awareness remaja dan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan remaja.

Pembentukan posyandu remaja ini akan dilakukan secara bertahap di 14 kelurahan yang ada di Kota Pekalongan. “Dengan adanya posyandu remaja ini diharapkan kesehatan remaja bisa lebih terpantau dengan baik oleh kami,” terang Budi.

Tak hanya itu, Budi juga menambahkan bahwa posyandu remaja ini nantinya secara rutin akan memberi informasi-informasi penting terkait kesehatan kepada remaja.
Selain itu juga akan terdapat beberapa layanan pemeriksaan yang melibatkan remaja secara langsung. Seperti pengecekan tekanan darah dan pemberian tablet tambah darah. Rencananya, seluruh pemeriksaan tersebut akan dilakukan oleh pemuda karangtaruna kelurahan setempat dibantu dengan petugas kesehatan terdidik.

Sementara itu, Lurah Padukuhan Kraton Abdul Cholik mengapresiasi upaya Dinkes dengan merintis Posyandu Germas. Hal ini dapat menjadi salah satu upaya untuk mengatasi dan meminimalisir kegiatan negatif yang kemungkinan terjadi pada remaja.

“Secara tidak langsung keberadaan posyandu remaja ini mampu mengalihkan remaja untuk melakukan hal-hal negatif. Selain itu dengan banyaknya remaja yang teredukasi akan semakin meminimalisir kegiatan berbahaya seperti narkoba dan seks bebas,” papar Cholik. (nor/zal)

Tinggalkan Balasan