alexametrics

Antisipasi Korona, RSUD Siapkan Ruang Khusus

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN, – Ancaman penyebaran pandemik Pneumonia Novel Coronavirus (nCoV) atau yang dikenal dengan virus korona telah diantisipasi oleh Pemerintah Kota Pekalongan bersama jajaran DPRD Kota Pekalongan. Hal tersebut terkuak dalam rapat kerja Komisi C DPRD Kota Pekalongan yang bertempat di ruang Komisi A DPRD, Selasa (4/2).(NORMA SARI YULIANINGRUM/JAWA POS RADAR SEMARANG).

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Dr. Slamet Budiyanto menyampaikan bahwa terkait kesiapsiagaan Kota Pekalongan khususnya di bidang pelayanan kesehatan, dalam hal ini Dinas Kesehatan sebagai leading sektor telah berkoordinasi dengan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Pekalongan.

Menurut Budi, petugas medis baik di rumah sakit, puskesmas, dan posko kesehatan di tempat umum seperti terminal dan stasiun juga terus berkoordinasi untuk mengantisipasi penyebaran virus korona. Kendati demikian, selama ini, Budi belum menerima laporan adanya warga Kota Pekalongan yang terinfeksi virus korona.

Baca juga:  Pemkot Serahkan 40 Cool Box

“Apabila ada indikasi terhadap suspect yang kemungkinan terinfeksi virus ini bisa ditangani secara maksimal, artinya rumah sakit sudah memahami prosedurnya sesuai SOP, untuk selanjutnya jika ditemui pasien yang terindikasi bisa langsung dirujuk ke Rumah Sakit yang menjadi rujukan Provinsi, seperti di RSUD Kraton, RSUD Slawi, dan RSUD Kendal,” terang Budi kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ketersediaan sarana dan prasarana seperti kapsul evakuasi, pembagian masker, baju astronot sebagai Alat Pelindung Diri (APD), ruang isolasi, dan mobil ambulans khusus merupakan fasilitas kesehatan yang sudah disediakan oleh Pemkot Pekalongan untuk menangani kasus virus Korona. Meskipun waspada, Budi juga menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terkait adanya virus korona ini.

Baca juga:  Bantu Siswa, Gelar Pembelajaran Jarak Jauh lewat Radio

“Masyarakat tidak perlu terlalu resah. Tapi harus tetap waspada dan meningkatkan prilaku hidup sehat dan bersih. Kami juga mengeluarkan surat edaran ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan (Faskes) di wilayah Kota Pekalongan untuk mendeteksi, mencegah, merespon, dan segera melapor jika menemukan pasien dengan tanda-tanda gejala ke arah penyakit tersebut,” jelas Budi.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Kota Pekalongan, Balgies Diab. Sinergi antar jajaran Pemerintah Kota Pekalongan, DPRD Kota Pekalongan, dan stakeholder lainnya sangat diperlukan. Menurut Balgies, kesiapan dan persiapan berbagai instansi dalam mengantisipasi masuknya virus korona, merupakan langkah positif pemerintah untuk memberikan jaminan rasa aman dan kenyamana bagi warga Kota Pekalongan.

Baca juga:  Masuk Musim Penghujan, Monitoring Sungai Potensi Banjir

“Virus korona ini merupakan pandemik virus internasional yang menjadi perhatian kita bersama. Kami menginginkan seluruh instansi dan lintas sektor yang terlibat dalam penanganan virus Korona ini bisa terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat luas mengenai gejala-gejala dan langkah antisipasinya dalam bentuk brosur atau penyuluhan,” pungkas Balgies. (nor)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya