alexametrics

Optimalkan Dana Kelurahan untuk Infrastruktur

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Kondisi jalan di kawasan Bandengan kini sudah mulus. Warga tidak khawatir lagi akses terendam banjir dan rob. Karena Pemkot Pekalongan telah melakukan peningkatan jalan menggunakan dana kelurahan.

“Dana kelurahan yang diberikan kemarin bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tepat sasaran. Seperti untuk perbaikan tiga jalan ini di Gg H Masykur dan Gg Al-Muklis dan Jalan Degayu. Juga ada pembangunan MCK umum, sisanya untuk kegiatan-kegiatan non fisik seperti pelatihan dan pemberdayaan masyarakat,” teerang Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Machfudz Kamis (19/12).

Atas pengerjaan tersebut wali kota mengapresiasi upaya Lurah Bandengan dan Degayu. “Mudah-mudahan ke depan dapat kami upayakan untuk peningkatan nominal dana kelurahan. Agar dapat menumbuhkan kembali perekonomian warga, bermanfaat untuk penunjang warga melakukan aktivitas sehari-sehari,” ujar Saelany.

Baca juga:  Lapas Terendam, Napi Diungsikan

Sementara itu Lurah Bandengan Maryoto menjelaskan, sebagain besar dana kelurahan sebesar Rp 352 juta digunakan untuk pemenuhan infrastruktur jalan seperti pengaspalan dan pengecoran. Kedua ruas jalan tersebut ditinggikan sekitar 16 sentimeter sepanjang 150 meter. Menghabiskan dana kelurahan sekitar Rp 90 juta.

“Kondisi Jalan di Gg H Masykur dan Al-Muklis ini sebelum di cor sangat rendah sekali. Sering tergenang air. Lingkungannya kumuh, sehingga masyarakat mengusulkan peninggian jalan serta pengecoran,” kata Maryoto.

Sementara itu Lurah Degayu Sunardi menjelaskan bahwa penggunaan dana kelurahan 30 persen untuk kegiatan nonfisik dan 70 persen untuk fisik. Kegiatan nonfisik meliputi pelatihan menjahit, tata boga, dan siaga bencana yang masing-masing terdiri atas 40 orang. Kegiata fisik kali ini dilakukan pembangunan di tiga RW yankni RW 1, 7, dan 8.

Baca juga:  Pegiat Agama Terima Uang Transport

“Untuk pembangunan jalan sengaja kami buat beton bukan aspal, sehingga ketika ada sedikit kerusakan dengan dana swadaya, masyarakat dapat memperbaiki,” jelas Sunardi. (han/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya