alexametrics

Pemkot Kecewa, Pasar Senggol Belum Selesai 

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan kecewa dengan pelaksana proyek pembangunan Pasar Senggol baru. Karena hingga akhir tahun, sulit diselesaikan.

“Melihat kondisi di lapangan, proyek tersebut sulit terselesaikan. Meskipun mereka meyakini akan selesai, namun jika melihat fisik, nampaknya tidak mungkin,’’ kata Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Machfudz di sela meninjau pembangunan Pasar Senggol Baru di Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan Selasa sore (3/12).

Saat meninjau wali kota ditemani wakil Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ditambahkan Saelany,  saat lelang sangat terbuka, sehingga tidak bisa direkayasa atau dikondisikan. Sehingga pelaksa bisa dari mana saja. Kontraktor yang terlambat ini dari luar kota semua. Keterlambatan ini alasannya karena perubahan peraturan yang menyulitkan mengikuti lelang. Sehingga proyek dimulai Agustus.

Baca juga:  Waspadai Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan

Saelany menegaskan, jika pelaksana proyek pasar tersebut tidak mampu memenuhi target, maka akan masuk daftar hitam Pemkot Pekalongan. Ke depan wali kota meminta agar Detail Engineering Design (DED) harus selesai sesuai target.

“Kali ini kami melakukan inspesi mendadak (sidak) sebagai peringatan lanjutan untuk pelaksana. Sebelumnya kita telah berikan dua kali peringatan.  Ini ketiga kalinya. Kalau tidak selesai kita putus nanti pada akhir tahun. Dibayar sesuai progres. Sisanya dikembalikan ke negara,” tegas Saelany.

Menurutnya, Pemerintah Kota Pekalongan jelas rugi. Peringatan blacklist bukan hanya rugi, semua yang telah disiapkan untuk relokasi Pasar Senggol saja sudah repot. “Nah yang minta dari pedagang lebar dan besar tentunya juga melihat sejauh mana luasan lahan kita. Kita yakini betul itu sudah sesuai,” tandas Saelany. (han/zal)

Baca juga:  ASN Milenial Harus Gesit

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya