alexametrics

Transaksi Tembakau Gorila di Marketplace

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Muchamad Kamaludin, 20, dibekuk Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota, karena menjual narkoba sejenis tembakau gorila. Dari pengakuannya, barang tersebut didapat dari salah satu marketplace online.

“Ini dari kejelian anggota Satnarkoba Polres Pekalongan Kota, karena dari informasi mencurigai pelaku yang sering transaksi. Setelah diselediki lebih lanjut, benar terbukti mengedarkan narkoba,” ucap Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez Kamis (31/10).

Ditambahkan Kasat Res Narkoba AKP Rohmat Ashari, pelaku ditangkap saat transaksi di Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya di halaman depan Transmart Kota Pekalongan Selasa (29/10) lalu. Kemudian petugas melakukan pengembangan. Dengan menggeledah rumah tersangka di Jalan H Ali, Kelurahan Pacar, Kecamatan Tirto. Dalam penggeledahan, petugas menemukan paket kecil dan satu paket besar tembakau gorila total seberat 30,46. Satu bungkus tembakau iris merk mars brand super (untuk campuran) seberat 40,18 gram. Tiga butir Riklona, satu botol pil Eximer di dalam tas slempang warna hijau.

Baca juga:  Arahkan 300 TK dan PAUD Laksanakan HI

Atas perbuatannya, pelaku akan dikenakan Pasal 111 dan 114 UU tahun 2009 tentang Narkoba. Dengan ancaman hukuman maksimal selama 20 tahun.

Saat dikonfirmasi, Muchamad Kamaludin mengaku narkoba yang digunakan selama ini untuk dikonsumsi sendiri. Namun coba untuk dijual karena melihat keuntungannya.

“Saya awalnya kenalan lewat Facebook. Setelah deal harga saya traksaksi lewat shopee. Karena pengiriman paketnya lebih aman,” ujar pria yang sehari-hari menjadi sopir ojek motor online ini. (han/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya