alexametrics

Dua Puluh Ribu Kelurga Tak Miliki Rumah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN –  Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini backlog rumah atau kesenjangan jumlah rumah yang ada dengan kebutuhan rumah oleh masyarakat Kota Pekalongan masih sangat tinggi.

Setidaknya sampai saat ini backlog rumah di Kota Batik mencapai 20 ribu. Artinya ada 20 ribu kepala keluarga (KK) yang sampai saat ini belum memiliki tempat tinggal.

Hal tersebut diungkapkan Andrianto, sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Kota Pekalongan. Menurutnya, Pemkot Pekalongan masih kesulitan mencari lahan untuk membuat program hunian bagi warga. Sebab hampir seluruh lahan wilayah Kota Pekalongan tak layak menjadi kawasan permukiman.

“Untuk program hunian bagi warga yang tak memiliki rumah, memang belum terlaksana dengan baik.  Melihat lahan di Kota Pekalongan yang sangat terbatas, ditambah adanya sawah lestari yang tidak bisa dialihfungsikan di wilayah selatan. Sementara di daerah utara lahannya sudah banyak yang tergenang rob sehingga tidak bisa dimanfaatkan,” ujar Andrianto.

Baca juga:  Pembangunan Perumahan Komunitas di Kendal Capai 60 Persen

Dijelaskan, salah satu upaya yang dilakukan Pemkot Pekalongan adalah dengan memaksimalkan pemanfaatan rusunawa. Andrianto mengatakan, hunian di rusunawa di Kota Pekalongan sudah sedikit membantu kebutuhan hunian warga. Namun hal tersebut belum cukup.

“Rusunawa bisa sedikit membantu. Saat ini dari 6 rusun yang kami miliki hampir semuanya 90 persen terpenuhi. Tetapi kebutuhan memiliki rumah masih tinggi,” imbuhnya.  (alf/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya