alexametrics

Jogo Kali Beri Sanksi Pembuang Sampah Sembarangan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Sampah di aliran Suungai Loji sudah sangat menghawatirkan, sebab hampir setiap hari sekitar 4 ton sampah diangkut pertugas hanya dari aliran Sungai Loji saja. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Purwanti, saat melakukan giat kebersihan peringati World Clean Up Day (WCD) di Sungai Loji Jumat (20/9).

Purwanti mengatakan penanganan sampah Sungai Loji saat ini terus menjadi fokus DLH untuk mengatasi permasalahan sampah. Ada setidaknya 250 orang dilibatkan untuk membersihkan sampah-sampah tersebut.

“Penanganan samapah ini terus kita lakukan untuk menekan produksi sampah di Kota Pekalongan. Karena kondisinya memprihatinkan. Banyangkan dari Sungai Loji saja, dua kontainer dikerahkan untuk mengangkut sampah. Per kontainernya memiliki kapasitas 6 kubik. Sehingga sekitar 4 ton sampah diangkut dan itupun masih ada sampah yang tersangkut dan takterangkut,” ujar Purwanti.

Baca juga:  Pasar Wisata Dibuka, Pedagang Sediakan Masker

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Pekalongan, melalui Dinas Lingkungan Hidup juga mengerahkan tim ‘Jogo Kali’. Nantinya akan berpatroli mengitari sungai untuk mengawasi pelaku pembuang sampah sembarangan.

“Program 11 perahu di 9 kelurahan sudah mulai berjalan. Rekrutmennya pun sudah mulai bergerak dan masih ada training oleh tim patroli sungai kami. Harapannya dengan progam yang sudah mulai berjalan ini, penanganan sampah bisa segera diatasi,” imbuh Purwanti.
Sementara itu Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz mengatakan dengan adanya program ‘Jogo Kali’ akan bisa menerapkan sanksi-sanksi dari pemerintah yang saat ini dalam proses penyusunan.

“Ada 23 tenaga yang dikerahkan dengan 11 perahu yang masih dipesan. Mereka nantinyalah yang akan njogo kali atau menjaga sungai, sekaligus mengamankan peraturan wali kota yang saat ini masih kita buat, jika ada yang buang sampah di sungai sanksinya langsung ditegakkan,” tegas Saelany. (alf/lis)

Baca juga:  Pendatang Luar Kota Wajib Didata

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya