alexametrics

Waspadai Investasi dan Pinjaman Ilegal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal, mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai maraknya investasi dan pinjaman online ilegal atau fintech peer-to-peer lending ilegal.

Kepala OJK Tegal Ludy Arlianto telah bekerja sama dengan pihak kepolisian dan kominfo untuk memblokir situs investasi dan pinjaman ilegal tersebut. Dikatakannya ada kurang lebih 200 situs yang diblokir dan sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

“Sebenarnya yang paling penting adalah tindakan preventif, untuk mencegah kasus-kasus penipuan dari investasi bodong tadi. Hari ini (kemarin) kami bekerja sama dengan Pemkot Pekalongan dengan mengedukasi agar masyarakat lebih pintar. Kalau penindakan artinya sudah ada korban, sehingga kerugainnya tentu lebih besar. Maka dari itu dengan edukasi ini, kasus investasi bodong tidak terulang lagi,” terang Ludy dalam acara Penyuluhan Jasa Keuangan: Edukasi dan Pemanfaatab Produk Industri Jasa Keuangan’ di Hotel Pesona Senin (16/9).

Baca juga:  Judo Unikal Sabet Tujuh Medali Pomprov

Pihaknya meminta agar masyarakat selalu mengecek daftar investasi dan pinjaman yang terdaftar OJK di laman resmi mereka.

Ludy mengatakan bahwa OJK Tegal selalu menerbitkan infografis pada 6 bulan sekali mengenai perkembangan industri jasa keuangan di kabupaten/kota yang masuk dalam wilayah OJK Tegal, salah satunya di Kota Pekalongan.

“Dalam infografis tersebut dapat dilihat indeks pertumbuhannya dan masalah pengaduannya, sehingga menjadi referensi Pemkot Pekalongan untuk berdiskusi menumbuhkan perekonomian daerah, seperti memudahkan akses UMKM dan investasi bodong bisa langsung ditindak,” paparnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid menambahkan agar masyarakat lebih jeli dan tidak mudah tergiur akan investasi dan pinjaman online yang ditawarkan. Afzan mengingatkan agar masyarakat juga melihat rekam jejak dari perusahaan yang menawarkan tersebut.

Baca juga:  OJK Gencarkan Ekspansi Kredit

“Jadi disamping peran dan fungsi OJK dalam memberikan saran, kita juga harus cermat dalam berinvestasi, karena maraknya investasi online selain menggiurkan juga membahayakan. Tentu dari Pemkot fungsi dan tugas sesuai dengan dinas masing-masing. Namun kita hanya membantu mengawasi dan memberikan teguran,” terang Afzan. (alf)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya