alexametrics

Satpol PP Tertibkan Lapak Liar di Interchange Setono

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID,PEKALONGAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekalongan, akhirnya membongkar bangunan liar yang berada di jalur lambat interchange tol Setono Rabu (4/9). Bangunan tersebut dibongkar lantaran melanggar peraturan daerah (Perda) dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Sebelumnya, Satpol PP telah memberikan surat peringatan kepada sejumlah pedagang sebanyak tiga kali yang berada di area tersebut. Dengan tenggat waktu satu bulan sejak awal Agustus lalu. Namun hingga batas toleransi, masih ada satu bangunan liar yang berdiri di jalur lambat interchange Setono.

Kepala Seksi Penindakan dan Pemberdayaan PPNS, Sapto Widiaspono mengatakan bahwa bangunan tersebut telah melanggar Perda Kota Pekalongan Nomor 5 Tahun 2013 tentang Ketertiban Umum dan Perwal Nomor 15 Tahun 2006 mengenai Penataan dan Penetapan Lokasi Pedagang Kaki Lima di Kota Pekalongan.

Baca juga:  Lima Tempat Judi di Semarang Ditutup

“Setelah kita beri peringatan karena semakin banyak yang berjualan di jalur interchange tol, kita lakukan pembongkaran. Kami khawatir, nantinya akan muncul parkir liar yang menepi untuk datang ke warung. Sehingga perlu ditertibkan untuk kelancaran lalu lintas,” ujar Sapto.
Selain melakukan pembongkaran, petugas juga memasang rambu larangan berjualan di sepanjang jalur Interchange Setono. Pihaknya pun akan terus memantau, apabila masih terjadi pelanggaran, maka pihanyak akan langsung menertibkan.
“Kami akan pantau terus dan kami harap setelah ada rambu ini, tidak ada lagi yang berjualan di area interchange.

Kepala Seksi Operasional dan Pengembangan Kapasitas Personel Satpol PP Kota Pekalongan Rokhmat mengatakan, telah mengerahkan 20 personel untuk melakukan pembongkaran.

Baca juga:  Awal Ramadan, 32 PGOT Diamankan Satpol

“Kita lakukan pembongkaran agar tidak semakin menjamur warung-warung tidak berizin. Ada tiga titik sepanjang interchange yang kami tertibkan, yakni di depan Pasar Grosir Setono, ditegah -tengah dan di ujung exit tol tepatnya di Kelurahan Sokoduwet
Disampaikan Rokhmat, sebuah warung yang dibongkar tersebut merupakan tempat untuk melayani penjualan tiket bus milik warga sekitar. (alf/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya