alexametrics

Warga Tepas Sulap Lingkungan Lebih Nasionalis

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Nuansa cinta tanah air mulai terasa ketika memasuki kampung Tepas (tembus pasar) di RT 5 RW 11 Kelurahan Medono. Pengunjung akan disambut lambang Negara ketika memasuki gapura kampung bermotif batik khas Pekalongan itu.

Di sudut gapura juga dipasang foto-foto Presiden Indonesia terdahulu, serta foto-foto pahlawan kembanggaan Indonesia.  Sepanjang jalan juga dipasang bendera merah putih yang membentang sepanjang 500 meter. Suasana semakin semarak ketika malam hari. Lampion warna warni menggantung di atas ruas jalan.

Camat Pekalongan Barat  Muchamat Natsir mengatakan, dengan mengangkat tema ‘Cinta Untuk Negeri’ warga melukis gapura tersebut dengan batik motif Jlamprang dan Kawung, serta ornamen lainnya dari limbah plastik.  “Gapura yang dibuat ini kita hias juga dengan sampah plastik seperti botol air mineral yang kita manfaatkan sebagai lampu hias.  Kemudian kita ornamen-ornamen lainnya kita menggunakan kain perca untuk mempercatik kampung menyambut HUT RI,” ujar Natsir.

Baca juga:  Desa di Batang Ini Bangun Gapura dari 5.000 Botol Bekas

“Selain diikutkan dalam ajang perlombaan tingkat Kota,  gapura di Kampung Tepas Medono ini kita ikutkan di tingkat Nasional.  Mudah mudahan dengan usaha keras kami,  gapura Kampung Tepas ini bisa memperoleh juara,” imbuh Natsir

Sementara itu ditambahakan ketua RT setempat,  Khaerudin, pihaknya sengaja mengangkat ciri khas Kota Pekalongan. Prosesnya memakan waktu kurang lebih satu minggu. “Prosesnya panjang, hampir semunya menggunakan dana swadaya yang menghabiskan biaya kurang lebih Rp 8 juta. Pemuda pemudi sini bersama sama mengumpulkan barang barang bekas.  Yang laki-laki mengecat dan membuat gapura.  Sedangkan yang perempuan menjait bendera dan kain perca untuk dijadikan aksesoris,” terang Khaerudin.  (alf/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya