alexametrics

Mendekati Idul Adha Harga Naik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Harga hewan kurban tahun ini mengalami kenaikan sekitar Rp 500 ribu. Permintaan hewan kurban di Kota Pekalongan juga cukup banyak.

Dikatakan Usman Nasir,  penjual hewan kurban, di Jalan Seruni,  Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur, bahwa pada tahun ini dirinya telah menyiapkan stok hewan kurban sekitar 340 ekor,  dengan rincian 20 ekor sapi,  200 kambing,  dan 120 domba.

“Animo masyarakat Kota Pekalongan cukup tinggi, kebanyakan yang dijadikan hewan kuraban adalah kambing.  Dan untuk memenuhi pasokan hewan kurban,  kita datangkan dari Sukorejo dan Limpung,” ujar Usman.

Dikatakan penjual lainnya,  Hasan Abdullah, bahwa harga yang ditawarkan beragam.  Hanya saja tahun ini harga hewan kurban naik sekitar Rp 500 ribu dibanding tahun sebelumnya.  “Kalau kambing sendiri,  standar harganya dulu Rp 2 jutaan.  Sekarang jadi Rp 2,5 juta, kalau sapi standar harganya Rp 17,5 juta, paling mahal bisa puluhan juta,  tergantung jenis dan beratnya. Ya kemungkinan semakin dekat dengan Idul Adha, akan ada kenaikan lagi,” terang Hasan.

Baca juga:  ASN Milenial Harus Gesit

Lantas Hasan menjelaskan,  biasanya pembeli hewan kurban tidak langsung membawa hewan tersebut ke rumah atau ke tempat pemotongan.  Pembeli lebih memilih menitipkan sementara untuk perwatan dan pemberian makan.

Sementara itu,  Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinperpa Kota Pekalongan, Ilena Palupi saat melakukan pemeriksaan hewan kurban menjelaskan, untuk kebutuhan hewan kurban tahun ini dirasa masih aman, bahkan pemasok hewan kurban di Kota Pekalongan bertambah.

Pada 2018 lalu, jumlah hewan kurban yang dijual di Kota Pekalongan mencapa 2.500 ekor. Angka tersebut belum termasuk tempat-tempat yang belum terdata.

“Dari pengamatan kami,  saya rasa stok hewan kurban di Kota Pekalongan masih aman, dilihat dari semakin banyaknya penjual dan pemasok hewan kurban dibanding tahun lalu.  Dan saat ini oleh tim kami masih dilakukan pendataan, namun saya yakin masih aman,” ujar Ilena. (alf/zal)

Baca juga:  Lockdown Lokal, Aktivitas Maksimal Sampai 20.00 WIB

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya