alexametrics

Ternyata Ini Alasan Pelaku Pembuangan Bayi di Cluwak Pati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PATI – Terungkap, ternyata pelaku pembuangan bayi yang di bawah jembatan Sungai Gebang, Kecamatan Cluwak adalah ibunya sendiri. Sang ibu dari bayi tersebut bahkan masih berusia 16 tahun.

Alasannya, karena ketakutan dan masih duduk di bangku sekolah. Terlebih kehamilan tersebut diluar nikah.

”Bersumber dari keterangan yang kami dapatkan, perempuan tersebut tak begitu mengenal sosok ayah dari bayi tersebut. Bahkan namanya saja dia mengaku tidak tahu,” terang Kapolres Pati AKBP Christian Tobing melalui Kapolsek Cluwak AKP Tri Gunarso dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus (21/9).

Ditambahkannya, yang bersangkutan kenal lelaki tersebut dari media sosial. Pada Januari lalu, dia bertemu dengan lelaki tersebut di daerah Kelet, Jepara dan melakukan hubungan terlarang.

Baca juga:  Waduh, Ternyata Ini yang Membuat Pria Asal Bandung Nginap Tiga Hari di RS Kosong

Baca juga: Ujicoba PTM Boyolali Mulai Digelar di 30 SMA/SMK, Sementara Itu 23 Ribu Siswa Tunggu Vaksinasi

“Setelah pertemuan itu, lelakinya tidak pernah muncul lagi. Sementara media sosial dan kontaknya semua telah diblokir,” tambahnya.

Hal itulah yang membuat ibu bayi malang tersebut ketakutan. Terlebih saat mengetahui dirinya hamil.

”Proses kelahirannya sendiri terjadi sekitar pukul 21.00. Saat itu yang bersangkutan merasa mules sehingga lari ke ladang di belakang rumah. Di situlah diduga proses melahirkan terjadi,” tambahnya.

Dia kemudian pergi ke sungai untuk membersihkan diri dan bayinya. Namun lantaran mengetahui ada orang yang lewat dia kemudian lari. Sementara bayinya masih di bawah jembatan.

Baca juga:  UKM Bumbu Instan Dapat Pendampingan Sekolah Vokasi Undip

”Kalau dari informasi sementara ini dia melakukannya sendirian. Namun saat ini kami masih terus melakukan pendalaman,” tambahnya.

Pihaknya berkoordinasi dengan perangkat desa, Puskesmas, dan bidan desa untuk menemukan ibu dari bayi tersebut. Setelah ada temuan itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan mereka. Bahwa jika ada wanita yang melakukan pemeriksanaan yang berkaitan dengan darah dan kelahiran atau yang mencurigakan diminta untuk menghubungi Polsek Cluwak.

”Soalnya temuan awalnya masih ada plasenta yang belum dipotong. Berarti pelakunya tak jauh dari situ. Kami menggali informasi dari masyarakat sekitar. Hasilnya, ada tiga orang yang dicurigai. Termasuk si pelaku itu,” ungkapnya.

Alhasil, Senin pelaku periksa di bidan desa. Itu tidak di desanya sendiri. Bidan desa tersebut kemudian menghubungi pihak kepolisian. Soalnya, pihaknya sudah menyebar informasi itu.

Baca juga:  Ruang Oven Pabrik Garudafood Pati Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai 240 Juta

”Setelah itu, didampingi pihak desa kami menjemput pelaku. Setelah itu, pukul 10.00 dia dibawa ke Puskesmas untuk divisum. Hasilnya, memang habis melahirkan. Setelah hasil keluar, saya yakin dia ibunya,” katanya.

Lalu, pelaku dibawa ke Polsek Cluwak untuk dikonfirmasi. Dan dia mengakui kalau bayi yang dibuangnya adalah anaknya. ”Kasus ini nanti akan dilimpahkan ke Polres Pati. Bagaimana proses hukum yang akan dijalani,” pungkasnya. (ks/adr/lid/top/JPR/ap)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya