alexametrics

Demian Aditya Gagal Uji Nyali di RSK Tayu, Kenapa?

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID,PATI-Rencana artis ibukota Demian Aditya melakukan aksi uji nyali di Rumah Sakit Kristen (RSK) Tayu, Selasa (31/8) malam lalu batal.

Demian datang bersama istrinya, konten kreator misteri Sara Wijayanto.

Rencananya mereka akan melakukan eksplore horor dan konten misteri di rumah sakit peninggalan Belanda itu.

Batalnya aksi ini dikarenakan menimbulkan kerumunan warga yang mengetahui adanya kegiatan tersebut.

Masyarakat terlihat berkerumun di sekitar RSK Tayu, ingin melihat langsung pasangan pesohor yang memiliki jutaan pelanggan di Youtube itu.

Di akun Instagram pribadinya, @demianaditya, Demian mengunggah foto dirinya di dalam RSK Tayu.

Baca juga: Kejadian Aneh, Pria Bandung Jenguk Pasien di Rumah Sakit Kosong di Tayu Pati

Baca juga:  Kejadian Aneh, Pria Bandung Jenguk Pasien di Rumah Sakit Kosong di Tayu Pati

Jawa Pos Radar Kudus juga mendapatkan kiriman foto Demian bersama seorang warga dan juga politikus di Pati.

Belakangan, RSK Tayu memang menjadi perbincangan publik. Hal itu setelah sebuah video Tiktok viral.

Video tersebut memuat narasi bahwa ada warga bandung yang menginap di RSK Tayu selama tiga malam.

Ramainya warga yang berkerumun membuat personel gabungan dari Polsek Tayu, Koramil Tayu dan Sat Pol PP melakukan pembubaran kerumunan.

Kegiatan eksplore misteri ini kemudian dihentikan tim PPKM Kabupaten Pati bersama Gugus Tugas Covid -19 Kecamatan Tayu.

Kapolres Pati AKBP Christian Tobing melalui Kapolsek Tayu Iptu Rumain mengatakan, warga berkerumun di sekitar RSK Tayu yang sudah lama mangkrak dan tidak terpakai itu, karena kegiatan tersebut menghadirkan artis Demian.

Baca juga:  Ternyata Ini Alasan Pelaku Pembuangan Bayi di Cluwak Pati

“Karena sebelumnya masyarakat sudah mengetahui agenda itu, sehingga rasa ingin tahunya masyarakat berdatangan dan berkerumun untuk melihat kegiatan pembuatan konten kreator. Ketika berjalan sepuluh menit Tim Gugus Tugas Covid Kecamatan dan Tim PPKM Kabupaten menghentikan kegiatan tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Iptu Rumain, Tim PPKM Kabupaten Pati bersama perwakilan konten kreator bermediasi di Mapolsek Tayu.

“Pada kesempatan itu perwakilan tim konten creator meminta maaf kepada Tim PPKM Kabupaten Pati, karena kegiatannya menimbulkan kerumunan. tim konten kreator langsung kembali ke Semarang,” kata Iptu Rumain.

Hal ini dilakukan karena masih dalam masa pandemi Covid-19 yang menghindari adanya kerumunan, sebagai potensi persebaran Covid-19. (ks/aua/him/top/JPR/ap)

Baca juga:  Ganjar Beri Penghargaan Atlet Berprestasi Dunia

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya