Warga Terdampak Tol Jogjakarta-Bawen Berharap Sisa Lahan Dibeli

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Proyek pembangunan jalan tol Jogjakarta-Bawen terus dipercepat. Hasil inventarisasi dan identifikasi sudah diumumkan. Banyak warga yang puas dengan hasil inventarisasi dan identifikasi dari tim bidang pertanahan.

Sumiyadi, warga Curah Kidul, Desa Bligo mengatakan, luas tanah miliknya yang terkena pembangunan jalan tol 1.788 meter. Meskipun luas tanah yang terkena sudah sesuai dengan sertifikat, masih ada sisa tanah sekitar 200 sekian meter. “Saya berharap luas tanah ini bisa dibeli semua,” jelasnya.

Sumiyadi berharap sisa luas tanah ini bisa sekalian dibeli. Karena sisa luas tanah ini sudah tidak produktif. Sisa lahan tidak layak untuk digunakan karena tidak simetris. Ada yang bentuknya mirip segitiga tak beraturan. “Dari luas tanah yang terkena ini semuanya persawahan. Dan sisa ini kemarin saya cek, sudah tidak produktif karena berbentuk lancip. Satu sisi lebar dan satu sisinya lancip,” ujarnya.

Baca juga:  Tak Ada Sanksi untuk 17 Pengurus DPC PAN Kabupaten Magelang yang Mundur

Ia berharap panitia penyelenggara membeli sisa tanah yang lebih dari 100 meter itu. “Masalah harga saya ikut bagusnya bagaimana. Jadi proyek jalan tol ini bisa berjalan sesuai jadwalnya,” ucapnya.

Sementara itu, Muhamad Toha mengatakan, luas tanah miliknya yang kena proyek 315 meter persegi. Lahan ini semuanya terkena dan tidak ada sisa. “Jadi saya berharap yang terbaik saja untuk penetapan harganya nanti,” ujarnya. (rfk/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya