Kesetrum, 2 Tewas 5 Luka Bakar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Dua orang meninggal dunia akibat tersengat listrik saat acara pengajian akbar di Pondok Pesantren Bodho Nahdatul Tulab Dusun Banjaragung, Kajoran, Magelang, Minggu (7/8) malam. Selain itu, ada lima orang lainnya mengalami luka bakar. Kejadian itu dipicu oleh bendera yang dibawa jemaah menyenggol kabel di atasnya.

Peristiwa tragis itu mengakibatkan korban Muhammad Sofian Yakub, 20, dan Ahmad Chariswan, 21, meninggal. Keduanya warga Dusun Janti Kidul, Desa Tonoboyo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.

Kapolres Magelang AKBP Mochamad Sajarod Zakun mengatakan, kala itu korban bersama rekannya menghadiri acara peringatan 10 Muharram. Salah satu korban membawa bendera dengan tongkat terbuat dari fiber. Karena terlalu tinggi, bendera yang digerakkan menyenggol kabel listrik. “Seketika itu korban tersengat listrik,” terangnya.

Baca juga:  Alami Trauma Kepala Pilih Bunuh Diri

Sementara, kata dia, lima orang lainnya yang berniat menolong juga turut kesetrum. Sehingga mengalami luka bakar pada bagian kaki, tangan, dan punggung. Berdasarkan identifikasi Polres Magelang, salah satu pemicunya adalah cuaca berkabut. Membuat tiang bendera (fiber) setinggi 10 meter dalam kondisi basah. Sehingga mudah menghantarkan listrik.

Adapun 5 korban luka yakni Wahyudi, 48, warga Rejowinangun, Kota Magelang; Yunus Rasimon, 21, warga Bagelen, Kabupaten Purworejo; Yuli Puji Astuti, 30, warga Bagelen Kabupaten Purworejo; M Rizki Hasan, 24, warga Margadana Kabupaten Tegal dan Ahmad Mahfud, 22, warga Kepil Kabupaten Wonosobo. (mia/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya