alexametrics

Lansia Dilatih Melek Digital

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Literasi digital bagi lansia sangat penting. Sebab, lansia menjadi kelompok paling rawan menyebarkan informasi hoax di ruang digital. Oleh karena itu, Dinas Kominfo Kabupaten Magelang bersama Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Magelang memberikan pelatihan kepada 54 lansia cara mendeteksi informasi fakta atau hoax.

Pembina Mafindo Magelang Gede Mahardika menilai, ketika mendapatkan informasi, lansia cenderung membaca informasi secara parsial. Terkadang hanya cukup membaca judul tanpa ditelaah isinya. “Belum tahu valid atau tidak buru-buru dishare,” katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang dalam Giat Belajar Literasi Digital Bersama Warga Lansia di Pendopo Setda Kabupaten Magelang, Rabu (6/7).

Gede mengungkapkan, pelatihan itu juga merupakan langkah preventif agar lansia tidak menjadi korban penipuan. “Mereka harus tahu kebenaran informasi. Sehingga tidak latah dan terpecah belah oleh informasi sesat,” imbuhnya.

Baca juga:  Perizinan Usaha Sudah Berbasis Digital

Irfi  Maslahatul Ummah salah satu fasilitator pelatihan  menekankan perihal HBT (hoax buster tools). Yakni aplikasi yang mampu mendeteksi hoax. Selain itu juga menggunakan platform Kalimasada. Dengan media tersebut, lansia akan mengolah informasi dan tahu kebenarannya.

Sumarni, 63, salah satu peserta mengaku terbantu dengan pelatihan ini. Terutama cara membedakan berita fakta atau hoax. Dia akan lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. (mg6/mg7/mia/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya