alexametrics

17 dari 21 Kecamatan di Kabupaten Magelang sudah Layak Anak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Bupati Magelang Zaenal Arifin memastikan target predikat utama Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Magelang tercapai. Berbagai indikator dalam meraih kategori utama telah dipenuhi. Begitu juga inovasi dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak telah dilakukan.

Dari 21 kecamatan di Kabupaten Magelang, sudah terbentuk 17 kecamatan Layak Anak. Sementara, dari 372 desa atau kelurahan se-Kabupaten Magelang, terdapat 110 desa dan kelurahan yang berkomitmen sebagai daerah Layak Anak. Berbagai upaya telah dibentuk. Mulai Sekolah Ramah Anak, Puskesmas Ramah Anak, Masjid Ramah Anak, Pesantren Ramah Anak, dan Fasilitas Informasi Layak Anak

“Inovasi lain yaitu melalui peran lembaga masyarakat, media massa, dunia usaha dan forum anak,” katanya saat menerima kunjungan Tim Evaluasi Kabupaten atau Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Rumah Dinas Bupati Magelang Senin (27/6).

Baca juga:  Antisipasi Debu Vulkanik, Lantai Borobudur Ditutup Terpal

Komitmen Pemkab Magelang dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak dilakukan sejak 10 tahun lalu. Penghargaan kategori Pratama diraih pada 2012 dan 2013. Lalu kategori Madya diperoleh pada 2015 dan 2017. Sementara Nindya pada 2019 dan 2021. “Secara verifikasi administrasi, 2022 ini telah masuk dalam kategori Utama,” ucapnya.

Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak dari Kekerasan sekaligus Ketua Tim Evaluasi KLA Ciput Eka Purwianti mengatakan, tahun lalu bersama lima provinsi lain, Jawa Tengah sudah mendapat predikat menuju Provinsi Layak Anak. Artinya kabupaten atau kotanya memenuhi beberapa kriteria KLA. Mulai dari kategori Pratama. “Termasuk Kabupaten Magelang yang pada tahun lalu sudah meraih kategori Nindya,” paparnya.

Baca juga:  Ribuan KK belum Nikmati Listrik Mandiri

Tahun ini, lanjutnya, hasil verifikasi administrasinya naik satu tingkat lagi pada kategori Utama. Capaian tersebut selaras dengan ditetapkannya Kabupaten Magelang sebagai superprioritas pariwisata. “Semoga bisa mendampingi mewujudkan desa- desa wisata yang ramah anak. Terbebas dari eksploitasi termasuk pekerja anak,” jelasnya. (mia/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya